Pendidikan di Indonesia memiliki
peran yang penting dalam upaya memajukan kualitas sumber daya manusia yang
kompeten dan berdaya saing di tingkat global. Salah satu komponen penting dalam
sistem pendidikan adalah literasi sains, yang mencerminkan kemampuan siswa
untuk memahami konsep-konsep ilmiah, menerapkan pengetahuan sains dalam
kehidupan sehari-hari, dan berpikir kritis untuk memecahkan masalah. Penelitian
ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Project Based
Learning berbasis Etno-STEM terhadap: (1) Kemampuan Literasi Sains; (2)
Hasil Belajar (Sikap); (3) Hasil Belajar (Keterampilan) pada kelas VII mata
pelajaran IPA materi zat dan perubahannya. Desain penelitian kuantitatif quasi
experiment pre-post nonequivalent control group design. Populasi dan sampel
dalam penelitian ini kelas VII SMPN 22 Surakarta tahun ajaran 2023/2024. Teknik
pengumpulan data berupa tes tertulis essay dan observasi. Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-test dan uji Uji
Independent Sample T-test berbantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 26.
Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Project
Based Learning berbasis Etno-STEM terhadap kemampuan literasi sains siswa dengan
hasil uji T pihak kanan yaitu thitung (3.832) lebih besar dari ttabel
(2.001). Namun, tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar (Sikap)
dan (Keterampilan) dengan nilai Sig. 2-tailed (0,341) dan (0,870) yang semua hasil ujinya lebih dari
taraf signifikansi (>0,05). Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi
guru untuk menerapkan model Project Based Learning berbasis Etno-STEM yang
menyajikan pembelajaran secara aktif, inovatif, dan kolaboratif melalui
pembelajaran berbasis merancang solusi guna menyelesaikan permasalahan dunia
nyata di sekitar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.