Abstrak


Penerapan Theory of Planned Behavior (TPB) pada Mobile Battery Swap Charging Station (MBSCS) terhadap Adopsi Motor Listrik


Oleh :
Ryan Ferza Ramadhan - I0319093 - Fak. Teknik

Adopsi sepeda motor listrik di Indonesia masih rendah meskipun ada kebutuhan mendesak untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan infrastruktur pengisian daya, biaya awal yang tinggi, dan kurangnya kesadaran serta kepercayaan terhadap teknologi ini. Meskipun ada upaya pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik, hingga Maret 2022, jumlah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) masih sangat terbatas. Salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur adalah penggunaan Mobile Battery Swap Charging Station (MBSCS) yang dapat mempermudah akses pengisian daya dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat dan perilaku konsumen dalam mengadopsi sepeda motor listrik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis data Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung variabel yang memengaruhi intensi adopsi motor listrik.