Abstrak


Analisis Pola Subduksi Pulau Jawa Berdasarkan Data Gempa Tahun 1973-2022 Menggunakan Metode Segmen Irisan Vertikal


Oleh :
Maulina Putri Lestari - M0220052 - Fak. MIPA

Pulau Jawa merupakan salah satu wilayah rawan gempa bumi karena terletak pada batas pertemuan dua lempeng, yaitu lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Dari tingginya tingkat seismisitas dan kompleksnya proses tektonik serta banyaknya populasi manusia yang ada di Pulau Jawa, perlu dilakukan penelitian terkait pola subduksi, perhitungan sudut subduksi dan penentuan pusat gaya tekan. Penelitian ini didasarkan pada pola penyebaran hiposenter dan mekanisme gempa bumi. Data yang digunakan merupakan data gempa bumi tahun 1973-2022 pada koordinat 5,30ᴼLS–11,30ᴼLS dan 105,100ᴼBT– 115,2ᴼBT yang mencakup seluruh wilayah pulau Jawa. Pada penelitian ini untuk melihat pola subduksi, pulau Jawa dibagi menjadi 4 segmen yaitu segmen A-A', segmen B-B', segmen C-C', dan segmen D-D'. Hasilnya menunjukkan pola subduksi dalam 5 periode dengan selang 10 tahun. Pergeseran yang terjadi tidak begitu terlihat pada masing-masing segmen, akan tetapi menunjukkan bahwa semakin lama, semakin mengalami penunjaman. Sudut subduksi yang terbentuk semakin besar, seiring dengan semakin dalam hiposenter gempa. Sudut subduksi yang besar serta banyaknya aktivitas gempa pada setiap segmen menunjukkan adanya pusat konsentrasi gaya tekan yang paling besar pada setiap periode. Sebaran mekanisme gempa bumi menunjukkan bahwa Pulau Jawa didominasi oleh adanya sesar naik dan sesar miring.