;

Abstrak


Pengaruh Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar Transfoming Growth Factor Beta (Tgf-β), Caspase-3 Dan Fungsi Kognitif Pada Mencit Model Geriatri Dengan Induksi D-Galaktosa


Oleh :
Antonius Christy D.a - S961902001 - Fak. Kedokteran

PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA ( TGF – β) , CASPASE -3 DAN FUNGSI KOGNITIF PADA MENCIT MODEL GERIATRI DENGAN INDUKSI D-GALAKTOSAAntonius Christy Djoko Atmodjo1), Fatichati Budiningsih2), Latar Belakang: Berdasarkan data PBB diperkirakan jumlah lansia didunia meningkat mencapai 2.1 miliar jiwa  pada tahun 2050. Proses Aging  dilatar belakangi oleh proses tingkat seluler maupun molekuler akibat suatu proses kronik yang disebut inflamaging. Penurunan fungsi kognitif  juga merupakan masalah yang terjadi pada proses penuaan yang berkaitan dengan proses Inflamaging. Inflamaging dan pernurunan fungsi kognitif  pada lansia  berkaitan dengan meningkatnya penanda penuaan ialah  TGF-β dan Caspase-3 pada plasma. Ektrak daun kelor (Moringa oleifera) mengandung beberapa senyawa mineral, flavonoid maupun asam amino essential seperti fosfor, kalsium, kalium, vitamin A, vitamin D,  zat besi,  dan antioksidan yang bermanfaat dalam meningkatkan kinerja fungsi kognitif pada lansia.Tujuan Penelitian: dapat menerangkan dan membuktikan bahwa terdapat perbedaan kadar TGF-β , Caspase-3,  serta fungsi kogntif dengan pemberian ekstrak daun kelor (M. oleifera) pada mencit model geriatri .Metode: Penelitian ekperimental dengan menggunakan hewan coba yaitu mencit Mus musculus galur Balb/C sebanyak 30 ekor. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok: Kelompok KN (Normal), Kelompok KP (D-Galaktosa 150 mg/Kg), Kelompok P1 (D-Galaktosa 150 mg/Kg + Moringa oleifera 100 mg/ Kg), Kelompok P2 (D-Galaktosa 150 mg/Kg + Moringa oleifera 200 mg/Kg), Kelompok P3 (D-Galaktosa 150 mg/Kg + Moringa oleifera 400 mg/Kg). Diakhir penelitian, dilakukan pengambilan sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan ELISA terhadap kadar plasma TGF-β, Caspase-3 dan ujian fungsi kognitif menggunakan metode Y- maze test. Analisa data dilakukan dengan deksriptif, dilanjutkan dengan uji Shapiro-Wilk, Uji Parametrik, Uji brown forsythe dilanjutkan Uji Post hoc.Hasil: Didapatkan pengaruh yang signifikan pada pemberian ekstrak Moringa oleifera terhadap Kadar TGF-β (p <0> Dengan kelompok P3 memiliki hasil yang paling cepat dalam menurunkan kadar TGF-β. Terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian Moringa oleifera terhadap kadar Caspase-3 (p <0> Dengan kelompok P3 memiliki hasil tercepat dalam menurunkan kadar TGF-β. Terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian Moringa oleifera terhadap peningkatan fungsi kognitif (p <0> Dimana kelompok P3 yang paling cepat dalam meningkatkan fungsi kognitif. Simpulan: Terdapat perbedaan penurunan kadar TGF-β dan Caspase-3, serta terdapat peningkatan fungsi kogntif dengan pemberian ekstrak Moringa oleifera pada mencit model geriatri.