Abstrak
Korelasi Kadar Hemoglobin Dengan Kadar Anti-Mullerian Hormone Serum Per Operasi Pada Stadium Kanker Ovarium Epitel
Oleh :
Pungki Dianita Sari - S972108005 - Fak. Kedokteran
Pendahuluan: Kanker ovarium epitel adalah jenis neoplasma ovarium yang paling banyak ditemukan (90%) dengan kelangsungan hidup 5 tahun kurang dari 50%. Usia,
paritas, stadium, jenis histologi dapat meningkatkan mortalitas kanker ovarium
epitel. Anti-Müllerian hormone adalah glikoprotein yang termasuk dalam TGF-β
yang dapat menghambat proliferasi, invasi, metastasis, dan resistensi obat
kanker ovarium. Tujuan: Menganalisis korelasi kadar hemoglobin dengan kadar anti-Müllerian
hormone serum pre operasi pada stadium kanker ovarium epitelMetode: Penelitian observasional analitik cross sectional di
Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi (RSDM) di Surakarta selama bulan September-Oktober
2024 pada 70 subjek secara konsekutif sampling. Pemeriksaan AMH dengan metode chemiluminescence
immunoassay (CLIA) (Snibe Maglumi X3), hemoglobin, neutrofil, limfosit,
trombosit metode flowcytometry (Sysmex XN 1000) dan CA 125 metode enzyme
linked fluorescent assay (ELFA) (Vidas Biomerieux). Uji korelasi
menggunakan Spearman. Bermakna jika p<0>Hasil: Uji korelasi Spearman menunjukkan korelasi
positif lemah yang bermakna antara kadar hemoglobin dan kadar AMH pada kelompok stadium lanjut (r=-0,381, p=0,031).
Simpulan: Terdapat
korelasi kadar hemoglobin dengan kadar anti-Müllerian hormone serum pre
operasi pada stadium lanjut kanker ovarium epitel.