Abstrak


Analisis Profil Madu Budidaya berdasarkan Karakteristik Fisik, Kimia, Antibakteri dan Antioksidan Madu dari Sumber Nektar yang Bervariasi


Oleh :
Tiara Safitri - H0920092 - Fak. Pertanian

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya ditunjukkan dengan produksi madu. Madu yang dihasilkan dari berbagai jenis nektar memiliki profil yang berbeda. Penelitian ini menggunakan enam jenis madu dari sumber nektar yang berbeda yaitu madu randu, madu kopi, madu kaliandra, madu multiflora, madu karet, dan madu mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jenis madu dari sumber nektar yang berbeda memiliki profil fisik dan kimiawi dan potensi antioksidan dan antimikrobia yang sama atau tidak, serta untuk mengetahui klasterisasi madu dengan sumber nektar yang berbeda. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu variasi nektar madu dengan 6 taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu dari sumber nektar yang bervariasi memiliki profil yang bervariasi. Potensi antioksidan madu multiflora, kopi, randu, karet, mangga dan kalindra ditinjau dari aktivitas penangkapan radikal bebas DPPH dan kadar fenolik total berturut-turut 58,47 - 101,18 mgAAE/g dan 103,61 - 201,08 mgGAE/g. Potensi antimikrobia MIC 90 madu randu, kaliandra, multiflora, karet, kopi, dan mangga terhadap bakteri E.coli dan S.aureus  berkisar 4,50 - 8,52 μg/ml dan 11,86 - 25,60 μg/ml. Berdasarkan PCA (Principal Coumpund Analysis), didapatkan 4 klaster yang berbeda yang terdiri dari: (1) madu multiflora, (2) madu kopi dan randu, (3) madu kaliandra, (4) madu mangga dan karet.