Abstrak
Pengaruh Fraksi Berat Slag sebagai Penguat Panduan AL-SI terhadap Kkekerasan dan Laju Korosi Alumunium Matrix Composite
Oleh :
Arba Nur Wahyu Ramdhani - I0420028 - Fak. Teknik
Piston pada kendaraan bermotor perlu diganti secara berkala akibat keausan dan kerusakan, yang menyebabkan penumpukan limbah piston. Limbah piston banyak didaur ulang melalui proses remelting menggunakan metode pengecoran. Selama proses pengecoran logam, terdapat slag yang merupakan material sisa yang dihasilkan selama proses pengecoran logam. Pemanfaatan limbah piston dan slag sebagai bahan baku Aluminum Matrix Composites (AMC) memberikan nilai tambah dalam mengurangi dampak lingkungan serta mendukung penerapan konsep reduce-reuse-recycle (3R). Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan fraksi berat slag pada paduan Al-Si terhadap kekerasan dan ketahanan korosi dari Aluminum Matrix Composite (AMC), dalam upaya mengurangi limbah industri melalui pemanfaatan slag sebagai bahan penguat yang ramah lingkungan. Melalui metode stir casting, dilakukan variasi penambahan slag sebesar 0%wt, 1%wt, 3%wt, dan 5%wt untuk mengamati perubahan pada fluiditas pengecoran, struktur mikro dan makro, kekerasan, serta laju korosi material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi slag berpengaruh signifikan terhadap pengurangan fluiditas, dengan panjang aliran logam cair menurun dari 400 mm pada 0%wt slag menjadi 160 mm pada 5%wt slag. Pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa penambahan slag memperhalus butir dan meningkatkan kekerasan material, dengan kekerasan brinell naik dari 83,88 HB pada 0%wt slag menjadi 95,74 HB pada 5%wt slag. Namun, penambahan slag juga meningkatkan porositas dan laju korosi, dari 0,14771 mmpy pada 0%wt slag menjadi 0,63915 mmpy pada 5% slag.