Abstrak


Hubungan antara Dimensi Pembelian Impulsif dengan Penyesalan Pasca Pembelian melalui Shopee pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret


Oleh :
Joselyn Hot Asi - G0117093 - Fak. Psikologi

Perkembangan teknologi secara pesat mengakibatkan terjadinya peningkatan konsumen berbelanja secara online. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran perilaku konsumen dalam berbelanja yang sebelumnya didominasi oleh toko fisik. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antar dimensi pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Responden penelitian adalah 354 mahasiswa S1 Universitas Sebelas Maret dengan menggunakan teknik sampel acak berkelompok disproporsional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala dimensi penyesalan pasca pembelian (α = 0,853), dan skala pembelian impulsif dengan subskala dimensi kognitif (α = 0,827), dan dimensi afektif (α = 0,861). Analisis data penelitian menggunakan analisis linear berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,356; p = 0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan bertaraf lemah antara dimensi pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian. Secara parsial ditemukan hubungan signifikan antara dimensi afektif pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian, dan tidak ditemukan hubungan antara dimensi kognitif pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian. Sumbangan pengaruh dimensi kognitif pembelian impulsif dan dimensi afektif pembelian impulsif secara simultan sebesar 12,7 persen terhadap penyesalan pasca pembelian dengan rincian 9,5 persen berasal dari dimensi afektif pembelian impulsif dan 3,2 persen berasal dari dimensi kognitif pembelian impulsif. Hasil analisis tambahan menunjukkan tidak ditemukan perbedaan penyesalan pasca pembelian secara signifikan berdasarkan jenis kelamin, pengeluaran berbelanja, dan pemasukan.