Abstrak
Analisis Bibliometrik Perkembangan Sodium Glucose Co-Transporter 2 Inhibitor Sebagai Terapi Gagal Jantung (2014 – 2023)
Oleh :
Christopher Daniel Tristan - G0021054 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Sodium glucose co-transporter
2 inhibitor (SGLT2-inhibitor)
adalah obat DM yang efektif
dengan mekanisme glukosuria. Selain glukosuria, obat ini terbukti mampu menurunkan
hipertensi, peradangan, berat badan, remodelling ventrikel kiri, dan memperbaiki jantung pasca infark. Potensi ini telah menjadikan SGLT2-inhibitor
menjadi obat di bidang kardiovaskular yang efektif, utamanya dalam gagal
jantung.Metode: Penelitian ini merupakan analisis bibliometrik untuk meninjau literatur
tentang SGLT2-inhibitor dan gagal
jantung dari 2014-2023. Data dianalisis dan divisualisasikan untuk melihat
penulis, jurnal, dan penulis paling produktif serta tren potensi SGLT2-inhibitor.Hasil: Publikasi mengenai SGLT2-inhibitor
dan gagal jantung meningkat pesat sejak 2015, dipicu oleh uji coba EMPA-REG
dan DAPA-HF. Amerika Serikat memimpin jumlah publikasi. Penelitian terbaru
menunjukkan efektivitas biaya SGLT2-inhibitor
bervariasi antar negara. SGLT2-inhibitor
juga berpotensi untuk kondisi lain seperti
fibrilasi atrium, kardiomiopati, miokarditis, infark miokard,
dan obesitas.Kesimpulan:
Kesimpulan: Melihat potensinya pada gagal jantung, penggunaan SGLT2- inhibitor pada penyakit kardiovaskular
maupun non-kardiovaskular harus dilanjutkan dengan uji klinis untuk menyingkap
fungsi teraupetiknya.