Abstrak
Analisis Bibliometrik Penggunaan Virtual Reality dalam Bidang Neurologi
Oleh :
Anindita Jihan Qonitatillah - G0021027 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Seiring dengan
perkembangan teknologi, Virtual Reality (VR) menjadi salah satu teknologi yang
semakin populer dalam berbagai
bidang, termasuk kedokteran, khususnya neurologi. Teknologi ini menawarkan
berbagai manfaat signifikan seperti rehabilitasi pasien, manajemen nyeri, dan
terapi penyakit neurologis seperti stroke, parkinson, dan demensia. Penelitian
ini bertujuan untuk memahami tren dan pola penelitian terkait VR di bidang
neurologi melalui pendekatan analisis bibliometrik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif
berupa analisis bibliometrik. Data
publikasi diambil dari database Scopus dengan rentang tahun 2014–2023.
Artikel dipilih berdasarkan kata kunci yang relevan. Proses analisis melibatkan
perangkat lunak VOSviewer, Biblioshiny, dan fitur Analyze Search Results
pada Scopus untuk mengidentifikasi tren publikasi, penulis, kolaborasi
antarnegara, distribusi kata kunci, dan pola sitasi. Data divisualisasikan
menggunakan peta jaringan, overlay, dan densitas untuk mempermudah
interpretasi.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait penggunaan VR
dalam neurologi terus meningkat, dengan total 1.597 artikel yang memenuhi
kriteria inklusi. Amerika Serikat menjadi negara dengan kontribusi publikasi
terbanyak, diikuti oleh Italia dan China. R.S. Calabrò tercatat sebagai penulis
dengan publikasi terbanyak. Analisis kata kunci mengidentifikasi delapan
klaster utama, dengan "virtual reality", "stroke",
dan "rehabilitation" sebagai kata kunci yang paling sering
muncul. Tren terbaru menunjukkan peningkatan fokus pada teknologi seperti
telerehabilitasi. Analisis sitasi mengungkapkan bahwa artikel oleh Samar M. Hatem et
al. (2016) dengan fokus pada
rehabilitasi motorik pascastroke memiliki dampak sitasi tertinggi.
Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan VR dalam bidang neurologi
semakin mendapat perhatian, dengan tren penelitian yang terus berkembang.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi topik-topik baru yang
menunjukkan potensi untuk pengembangan terapi yang lebih efektif. Hasil
penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi peneliti dalam memahami
dan mengembangkan aplikasi VR dalam rehabilitasi neurologis.