Abstrak
Analisis Status Keberlanjutan Waduk Cengklik, Boyolali
Oleh :
Rosi Nur Safitri - M0820070 - Fak. MIPA
Waduk Cengklik mengalami berbagai masalah yang berkaitan dengan dimensi ekologi,
ekonomi, sosial, hukum, dan infrastruktur, sehingga dibutuhkan strategi peningkatan
keberlanjutan agar fungsi utama Waduk Cengklik dapat terus berjalan. Penelitian ini
memiliki 2 tujuan, yaitu mengetahui status keberlanjutan Waduk Cengklik ditinjau dari
dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan kelembagaan, infrastruktur dan
teknologi; serta menentukan strategi peningkatan keberlanjutan. Data primer
dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Kuesioner digunakan untuk penilaian
keberlanjutan. Penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode statistik
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan status keberlanjutan Waduk Cengklik secara
multidimensi termasuk cukup berkelanjutan, dengan indeks keberlanjutan 67,75%.
Strategi yang dirumuskan untuk memperbaiki tingkat keberlanjutan dibatasi pada
variabel-variabel yang berkategori kurang berkelanjutan, yaitu penyuluhan hukum,
penegakan hukum, alternatif pekerjaan, besarnya subsidi, keberadaan eceng gondok,
pengelolaan limbah, infrastruktur pengelolaan limbah, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, strategi diprioritaskan pada dimensi yang indeks keberlanjutannya paling
rendah, yaitu dimensi hukum dan kelembagaan. Prioritas paling akhir adalah dimensi
sosial dan budaya karena indeks keberlanjutannya paling tinggi.