Abstrak
Karakteristik Penderita Ketoasidosis Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Oleh :
Riyadina Varazze - G0021189 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2)
merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan ketoasidosis diabetik (KAD),
komplikasi serius dengan risiko mortalitas tinggi. Penelitian ini bertujuan
mengeksplorasi karakteristik pasien KAD pada DMT2 dan faktor prediktor di RS
UNS periode 2021–2023.Metode: Penelitian ini menggunakan
desain kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien DMT2 di RS
UNS. Karakteristik pasien dianalisis secara deskriptif, sementara hubungan
antara variabel prediktor dan kejadian KAD diuji dengan regresi logistik
multivariat.Hasil: Sebanyak 47 pasien KAD dianalisis. Rerata usia pasien 57,45 (SB
12,80) tahun, mayoritas perempuan (57,4%). Rerata gula darah sewaktu 611,60 (SB
258,92) mg/dL, pH darah 6,96 (SB 0,54), dan kadar serum bikarbonat 11,25 (SB
7,12) mEq/L. Keton urin 1+ dan 2+ paling sering ditemukan. Faktor pencetus
infeksi terjadi pada 66% pasien, terutama pneumonia (38,71%), dengan 89,4%
memiliki komorbid. Rerata lama rawat inap 5,64 (SB 3,47) hari, dan mortalitas
mencapai 19,1%. Analisis multivariat menunjukkan faktor pencetus,
hiperglikemia, dan keton urin adalah faktor prediktor signifikan.
Simpulan: KAD pada pasien
DMT2 berkaitan erat dengan faktor pencetus, kadar gula darah tinggi, dan keton
urin sebagai faktor prediktor signifikan. Pencegahan dan penanganan dini sangat
penting untuk menekan mortalitas dan lama rawat inap.