Abstrak
Implementasi Tree Risk Assessment sebagai Mitigasi Kerusakan Ruang Terbuka Hijau di Pemukiman Kota Surakarta
Oleh :
Sovia Wijayanti - M0821067 - Fak. MIPA
Kota Surakarta menghadapi tantangan keterbatasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan
meningkatnya fenomena pohon tumbang akibat perubahan iklim dan kondisi lingkungan yang
semakin tidak kondusif. Pada musim penghujan tahun 2023, tercatat beberapa peristiwa pohon
tumbang yang signifikan, dengan total 58 pohon tumbang hingga awal 2024, dengan Kelurahan
Kedunglumbu dan Kelurahan Manahan sebagai kawasan dengan titik pohon tumbang
terbanyak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi risiko kerusakan pohon di
area pemukiman kedua kelurahan menggunakan metode Tree Risk Assessment (TRA).
Observasi dilakukan terhadap 717 pohon dari 47 spesies yang tersebar di kedua kelurahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pohon (666 pohon atau 92,9%) tergolong risiko
rendah, 35 pohon (4,9%) tergolong risiko sedang, dan 16 pohon (2,2%) tergolong risiko tinggi.
Spesies pohon dengan frekuensi risiko tinggi terbanyak meliputi Kecrutan (Vitex pinnata),
Waru (Hibiscus tiliaceus), dan Ketapang (Terminalia catappa L).