Abstrak
Implementasi Ekonomi Sirkular sebagai Solusi terhadap Permasalahan Sampah pada Pedagang di Taman Wisata Candi Prambanan: Pendekatan Multi-Analisis
Oleh :
Ainina Ratnadewati - S422308001 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini menganalisis kesediaan membayar (Willingness To Pay/WTP) pedagang di Kawasan
Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan untuk retribusi sampah, serta faktor-faktor yang
mempengaruhinya. Penelitian juga mengevaluasi penerapan ekonomi sirkular dan pengetahuan
pedagang terhadap permasalahan sampah di TWC Prambanan, serta hubungan antar aktor yang terlibat.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai WTP pedagang untuk retribusi sampah sebesar Rp 15.000
per bulan, lebih tinggi dari ketetapan retribusi daerah. Kenaikan ini didorong oleh keinginan pedagang
untuk fasilitas yang lebih baik, termasuk peningkatan kualitas tempat sampah, tenaga kesehatan, dan
armada pengangkut sampah. Faktor-faktor yang mempengaruhi besaran WTP meliputi pendapatan per
bulan, jenis kelamin, status pernikahan, dan pengetahuan pedagang tentang ekonomi sirkular serta
permasalahan sampah. Variabel lama usaha dan usia tidak berpengaruh signifikan. Analisis hubungan
antar aktor mengungkapkan bahwa akademisi ekonomi, petugas kebersihan, dan DLHK Kabupaten
Klaten memiliki pengaruh tinggi namun ketergantungan rendah. Pengelola TWC dan masyarakat
sekitar memiliki pengaruh dan ketergantungan tinggi, sementara akademisi lingkungan, akademisi
pariwisata, berbagai pedagang, dan pelaku media memiliki pengaruh tinggi dan ketergantungan rendah.
Wisatawan dan Kecamatan Prambanan menunjukkan pengaruh dan ketergantungan rendah, dengan
divergensi tertinggi antara akademisi ekonomi, pedagang pakaian, dan pedagang souvenir. Peran
Kecamatan Prambanan dalam pengelolaan sampah kurang optimal sesuai peraturan daerah.