Abstrak


Peningkatan Aktivitas Siswa Menggunakan Flex Blended Learning Berbantuan Google Workspace Pada Mapel Informatika Kelas XI di SMA Negeri 1 Surakarta


Oleh :
Ridhwan Ray Ramadhan - K3517051 - Fak. KIP

Penelitian ini meneliti tentang penerapan metode Flex Blended Learning(2) yang didukung dengan Google Workspace, bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa(1) pada mata pelajaran informatika di SMA Negeri 1 Surakarta, dengan sampel penelitian berupa satu kelas yang terdiri atas 27 siswa.

Berdasarkan hasil penelitian PISA tahun 2018(3), Indonesia masih menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi, meskipun memiliki potensi untuk meningkatkan hasil pembelajaran. Penelitian ini menanggapi rendahnya aktivitas belajar siswa(1) yang teramati di dalam kelas dengan metode pengajaran tradisional, dengan mengintegrasikan pendekatan pembelajaran daring dan tatap muka melalui metode Flex Blended Learning(2). Efektivitas metode ini dievaluasi berdasarkan indikator aktivitas yang dikemukakan oleh Paul B. Diedrich, seperti aktivitas visual, oral, listening, writing, dan mental.

Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan uji dua siklus sebagaimana diuraikan oleh Kemmis dan McTaggart. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode Flex Blended Learning(2) mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa(1) berdasarkan beberapa indikator aktivitas yang telah ditetapkan.