Abstrak
Hubungan antara Faktor Risiko Infeksi Acinetobacter baumannii pada Ventilator PAssociated Pnemonia dengan Outcome Pasien di ICU RSUD Dr. MOEWARDI
Oleh :
Lutfi Lafil Cahya Putra - G0021118 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Acinetobacter baumannii merupakan
patogen nosokomial dengan tingkat kematian yang tinggi di unit perawatan intensif (ICU) dan sering
terjadi pada kasus ventilator associated pneumonia (VAP) dan Bloodstream Infection. VAP menjadi urutan kedua
penyebab kematian di ICU, yang dapat memicu komplikasi syok septik sehingga
meningkatkan risiko kematian.Metode: Penelitian dengan pendekatan cross-sectional
ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Dr. Mowardi, Surakarta, menggunakan data
rekam medis pasien dari Januari sampai Desember 2023. Data yang dikumpulkan
terdiri atas usia, jenis kelamin, tingkat kesadaran, lama penggunaan
ventilator, komorbid, dan status gizi. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square
dan Mann Whitney U, dilanjutkan dengan uji regresi logistik berganda dan uji
linear untuk menentukan korelasi antara faktor risiko dan outcome (sembuh,
kematian, length of stay) Hasil: Penelitian ini melibatkan 80
pasien dengan VAP akibat infeksi Acinetobacter baumannii, dengan mayoritas
pasien berusia dibawah 60 tahun (52,5%). Selain itu sebagian besar pasien
mengalami penurunan kesadaran (67,5%), dengan penggunaan ventilator <10 p=0,001), p=0,003), p=0,005)>
Simpulan:
Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan pada data
rekam medis pasien, dapat disimpulkan bahwa faktor risiko yakni penurunan
kesadaran, komorbid, dan status gizi memiliki hubungan dengan mortalitas pasien
VAP. Sedangkan, lama penggunaan ventilator meningkatkan length of
stay.