Abstrak
Perbedaan Ekspresi S100β Pada Jaringan Medula Spinalis Tikus (Rattus Novergicus Sprague-Dawley) Model Spinal Cord Injury Dibandingkan Dengan Tanpa Injury
Oleh :
Uji Kuatro Nasution - S562002006 - Fak. Kedokteran
Spinal Cord Injury
(SCI) is a serious neurological condition that results in permanent or
temporary loss of sensory, motor, and autonomic functions due to damage to the
spinal cord. The S100β protein, primarily found in glial astrocytes, plays a
crucial role in neuroprotection, neurotrophic regulation, and calcium
homeostasis. Increased S100β levels have been associated with neuronal damage
and neuroinflammation following spinal trauma. This study aims to analyze the
differences in S100β expression in the spinal medulla tissue of Sprague-Dawley
rats (Rattus norvegicus) subjected to a spinal cord injury model compared to a
control group without injury.
A true
experimental study was conducted using a post-test-only randomized control
group design. The experimental group underwent laminectomy and spinal cord
compression using a vascular clip (35 g) to induce moderate SCI, while the
control group underwent only laminectomy without compression.
Immunohistochemical staining was used to detect S100β protein expression in
spinal cord tissue. Data analysis included intensity distribution scoring (IDS)
and statistical comparison between groups.
The results
demonstrated a significant increase in S100β expression in the injured spinal
cord group at both 6-hour and 12-hour post-injury time points compared to the
control group (p < 0>
Keywords: Spinal Cord Injury, S100β
Protein, Neuroinflammation, Biomarker, Rat Model
Abstrak
Cedera Medula
Spinalis (Spinal Cord Injury/SCI) adalah kondisi neurologis serius yang
menyebabkan kehilangan fungsi sensorik, motorik, dan otonom secara permanen
atau sementara akibat kerusakan pada medula spinalis. Protein S100β, yang
terutama ditemukan dalam astrosit glial, memiliki peran penting dalam proteksi
saraf, regulasi neurotropik, dan homeostasis kalsium. Peningkatan kadar S100β
diketahui berkaitan dengan kerusakan neuron dan neuroinflamasi akibat trauma
spinal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan ekspresi S100β
pada jaringan medula spinalis tikus Sprague-Dawley (Rattus norvegicus) model
cedera medula spinalis dibandingkan dengan kelompok kontrol tanpa cedera.
Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen murni dengan desain post-test-only randomized
control group. Kelompok perlakuan menjalani prosedur laminektomi dan kompresi
medula spinalis menggunakan vascular clip (35 g) untuk menginduksi SCI derajat
sedang, sedangkan kelompok kontrol hanya menjalani laminektomi tanpa kompresi.
Pengecatan imunohistokimia digunakan untuk mendeteksi ekspresi protein S100β
pada jaringan medula spinalis. Analisis data mencakup penilaian skor distribusi
intensitas (IDS) dan perbandingan statistik antar kelompok.
Hasil penelitian
menunjukkan peningkatan ekspresi S100β yang signifikan pada kelompok cedera
medula spinalis, baik pada waktu 6 jam maupun 12 jam pasca-trauma dibandingkan
dengan kelompok kontrol (p < 0>