Abstrak
Pengembangan Model Deep Learning untuk Sign Language Recognition Menggunakan Convolutional Neural Network
Oleh :
Oktavianus Auwdri - I0320077 - Fak. Teknik
Bahasa isyarat merupakan alat komunikasi utama bagi penyandang tunarungu,
khususnya Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) yang lebih sering digunakan
dibandingkan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI). Namun, kesenjangan
komunikasi antara individu non-disabilitas dan penyandang tunarungu tetap
menjadi tantangan akibat minimnya edukasi dan media pembelajaran bahasa
isyarat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model deep learning berbasis
Convolutional Neural Network (CNN) dengan transfer learning menggunakan
arsitektur MobileNetV2 untuk mengenali dan mengklasifikasikan 20 kata dalam
BISINDO. Model ini dirancang melalui optimasi parameter, termasuk jumlah
epoch, batch size, jumlah neuron, dan learning rate, untuk menghindari overfitting
maupun underfitting. Hasil menunjukkan akurasi pelatihan sebesar 91.33?ngan
loss 0.3162, serta akurasi validasi sebesar 91.33?ngan loss 0.3679. Evaluasi
menggunakan confusion matrix menghasilkan nilai macro average precision,
recall, dan F1-score masing-masing sebesar 0.92, 0.91, dan 0.92, menunjukkan
keseimbangan performa model dalam memprediksi setiap kelas dengan baik. Solusi
ini diharapkan mempermudah masyarakat umum dalam belajar dan mengenali
BISINDO, serta meningkatkan komunikasi inklusif dengan penyandang tunarungu.