Abstrak
Pengembangan Media Promosi Kesehatan untuk Peningkatan Pengetahuan Sikap dan Niat Dalam Mencegah Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil
Oleh :
Nining Tunggal Sri Sunarti - T641808003 - Sekolah Pascasarjana
Kekurangan Energi Kronis (KEK)
adalah salah satu keadaan malnutrisi. KEK merupakan salah satu masalah kurang
gizi yang sering terjadi pada wanita hamil, yang disebabkan oleh
kekurangan energi dalam jangka
waktu yang cukup
lama. KEK terjadi karena jumlah asupan makanan kurang, aktivitas/beban
kerja yang berlebihan, adanya penyakit/infeksi, serta pendapatan keluarga yang
kurang. Selama hamil
ibu memerlukan asupan nutrisi dalam jumlah lebih banyak untuk memenuhi
kebutuhan energi, protein dan zat gizi mikro. Ibu
hamil yang menderita KEK mempunyai dampak terhadap dirinya sendiri serta dampak
terhadap bayi yang dikandungnya. pemberian informasi kesehatan telah
diberikan melalui media dan teknologi pendidikan namun informasi kesehatan
belum memberikan dampak terhadap perilaku dan belum ditemukan adanya model promosi
kesehatan yang menggunakan aplikasi mobile untuk menurunkan KEK pada Ibu
Hamil. Penggunaan aplikasi mobile dalam menurunkan KEK pada ibu
hamil sangatlah penting dilakukan pada era new normal karena situasi krisis
global akibat Corona Virus Diseases
(Covid-19) yang mengakibatkan aksesibilitas
terhadap layanan kesehatan terganggu bahkan dihentikan karena
keterbatasan anggaran. Kondisi inilah yang menjadikan alasan dilakukannya
penelitian ini.Penelitian
ini bertujuan untuk: pertama mengeksplorasi kebutuhan
media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan niat terhadap
perilaku konsumsi gizi seimbang pada ibu hamil kekurangan energi kronis di
Kabupaten Bantul. Kedua mengembangkan media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan niat
terhadap perilaku konsumsi gizi seimbang pada ibu hamil kekurangan energi
kronis. Ketiga mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, niat dan perilaku ibu
hamil tentang konsumsi gizi pada kelompok kontrol dan eksperimen setelah
pemanfaatan media promosi kesehatan. Keempat menyusun model promosi kesehatan
untuk pencegahan kekurangan energi kronis pada ibu hamil Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan
(Research and Development). Tahap pertama secara kualitatif menggunakan
paradigma fenomenologi. Wawancara
dan FGD dilakukan pada 30 informan yang terdiri dari 12 orang ibu hamil yang mengalami kekurangan energi
kronis dan informan utama terdiri dari: suami ibu hamil 7 orang, Bidan sebanyak
5 orang, Petugas Gizi Puskesmas 5 orang, 1 orang Kepala Bidang Kesehatan
Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Hasil penelitian tahap pertama menunjukan
bahwa perilaku ibu hamil kekurangan energi kronis terkait dengan konsumsi gizi seimbang masih rendah, kesadaran
konsumsi gizi rendah, praktek konsumsi gizi yang rendah, petilaku gizi yang
buruk, dan variasi makanan yang dikonsumsi tidak sesuai dengan rekomendasi. Penelitian
tahap kedua selanjutnya dikembangakan media promosi kesehatan menggunakan
aplikasi mobile, berdasarkan rekomendasi penelitin tahap pertama
aplikasi dibuat dengan memasukkan fitur daftar, petunjuk penggunaan, identitas,
menjawab soal untuk skrining perilaku gizi, nilai atau hasil yang berisi hasil dan
rekomendasi, dashboard yang berisi materi tentang gizi seimbang. Media
yang dibuat selanjutnya dilakukan uji coba dengan penelitian kuantitatif. Uji
coba dilakukan sebanyak dua tahap. uji coba
terbatas terhadap media aplikasi mobile yang telah dikembangkan dan
telah dilakukan penilaian atau validitas ahli. Uji coba ini dilaksanakan
secara terbatas kepada 60 ibu hamil. Responden terbagi menjadi kelompok
perlakuan 30 responden dan kelompok kontrol sebanyak 30 responden. Uji coba
kedua dilakukan kepada dua kelompok dengan masing-masing kelompok sebanyak 60
responden. Rumusan model promosi kesehatan menggunakan media aplikasi mobile
untuk mencegah kekurangan energi kronis pada ibu hamil disusun berdasarkan
pemberdayaan ibu hamil dan peran stakeholder dan
dapat digunakan oleh wanita usia subur yang ingin hamil sehingga siap untuk
menjalani kehamilan dengan sehat. Model promosi kesehatan ini
menempatkan ibu hamil sebagai subjek utama yang didorong untuk mengambil peran
aktif dalam menjaga kesehatannya sendiri dan bayi yang dikandungnya. Melalui
aplikasi mobile, ibu hamil diberdayakan untuk meningkatkan pengetahuan,
sikap, dan perilaku yang mendukung kesehatan selama kehamilan. Model ini juga
mengakui pentingnya peran stakeholder, termasuk tenaga kesehatan, pemerintah
daerah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat umum, dalam mendukung upaya
pencegahan kekurangan energi kronis pada ibu hamil.