Abstrak


Pengembangan Bahan Ajar Tentang Tradisi Oesiki Pada Pembelajaran Sejarah Dengan Pendekatan Value Clarification Technique (VCT) Untuk Penguatan Pemahaman Multikultural Peserta Didik SMAN di Kabupaten Wonogiri


Oleh :
Prihadi Dwi Hatmono - T872008003 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk menganalisis pembelajaran Sejarah Hindu Buddha di SMA selama ini, Pemahaman peserta didik terkait dengan pemahaman multikultural dan kebutuhan pembelajaran Sejarah Hindu Buddha untuk penguatan pemahaman multikultural peserta didik, (2) untuk mengembangkan dan mengevaluasi bahan ajar pembelajaran sejarah pada materi kerajaan Hindu-Buddha yang terintegrasi nilai-nilai tradisi Oesiki dengan pendekatan VCT untuk meningkatkan pemahaman multikultural peserta didik, (3) untuk menganalisis efektifitas penggunaan bahan ajar pembelajaran sejarah pada materi kerajaan Hindu-Buddha yang terintegrasi nilai-nilai tradisi Oesiki dengan pendekatan VCT dalam meningkatkan pemahaman multikultural peserta didik.

Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) atau penelitian pengembangan Borg dan Gall. Adapun langkah-langkah pengembangan yang dilakukan: (1) Penelitian dan Pengumpulan data, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan draft produk, (4) Uji coba lapangan awal, (5) Merevisi hasil uji coba, (6) Uji coba lapangan, (7) Penyempurnaan produk hasil uji coba, (8) Uji Pelaksanaan lapangan, (9) Penyempurnaan produk akhir, (10) Diseminasi dan Implementasi.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa 1) Proses belajar melibatkan perhatian terhadap model, retensi informasi yang diamati, perilaku atau ketrampilan yang dipelajari, motivasi dalam pembelajaran, pengaruh lingkungan dan interaksi dengan lingkungan sekitar, 2) Pengembangan bahan ajar sejarah tentang tradisi Oesiki dengan pendekatan VCT untuk penguatan pemahaman multikultural, a) ahli materi adapun hasilnya merujuk pada teknik Aiken menunjukkan rata-rata 0,86, b) ahli media diperoleh rata-rata 0,86, c) ahli bahasa diperoleh rata-rata 0,85, d) validasi angket peserta didik berdasarkan r tabel nilai person correlation dengan minimal hasil 0,361 dengan batas 0,05. Menunjukkan bahwa rata-rata nilai dengan kriteria valid. Uji coba lapangan awal dengan hasil presentase 85,2% katagori sangat layak. Uji coba lapangan dengan hasil presentase 85,5% katagori sangat layak. Uji pelaksanaan lapangan mendapatkan presentase 85,7?ngan kategori sangat layak, 3) Uji efektivitas bahan ajar yang dilaksanakan dengan hasil nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0>Oesiki dengan pendekatan VCT sangat efektif dan dapat meningkatakan pemahaman multikultural peserta didik.