Abstrak


Hubungan Durasi Dan Kualitas Tidur Dengan Gizi Lebih, Obesitas Dan Persentase Lemak Pada Remaja Di Surakarta


Oleh :
Cinta Rahma Dewi - G0021056 - Fak. Kedokteran

Pendahuluan: Tidur yang berkualitas penting bagi kesehatan remaja. Tekanan akademik, konsumsi kafein, gadget dan pola makan tidak sehat menggangu tidur remaja, sehingga berpotensi meningkatkan persentase lemak. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan durasi dan kualitas tidur dengan risiko gizi lebih, obesitas, serta persentase lemak pada remaja.Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 143 siswa gizi lebih dan obesitas. Pengukuran meliputi tinggi dan berat badan, dan persentase lemak menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis. Responden mengisi kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks dan Physical Activity Questionnare for Aldoscent. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman dan regresi logistik.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur tidur, kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan gizi lebih dan obesitas didapatkan nilai p=0,001 r=-0,561, p=0,012, r=-0,209, p=0,002, r=-0,263. Durasi tidur, kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan persentase lemak didapatkan nilai p=0,087 r=0,144, p=0,001 r=-0,301, p=0,001, r=-0,535. Hasil analisis multivariat yaitu durasi tidur p=0,024 dan aktivitas fisik p=0,001.  Simpulan : Terdapat hubungan durasi dan kualitas tidur dengan gizi lebih, obesitas dan persentase lemak. Semakin baik durasi tidur, kualitas tidur dan aktivitas fisik remaja, semakin rendah untuk mengalami gizi lebih, obesitas dan persentase lema.