Abstrak
Sintesis dan Karakterisasi Membran Separator Berbasis Polyvinylidene Fluoride/Cellulose Acetate (PVDF/CA) untuk Baterai Ion Litium
Oleh :
Ria Dinastuti - S072208002 - Fak. Teknik
Separator adalah material berpori yang memisahkan
anoda dan katoda untuk mencegah hubungan pendek internal dan mendukung aliran
ion. Umumnya digunakan solid separator (polietilen, celgard) dan liquid
electrolyte. PVDF (Polivinilidena Fluorida) dikembangkan menjadi Gel
Polimer Electrolyte (GPE) dan sekaligus sebagai separator. Polimer
PVDF digunakan karena memiliki polaritas dan konstanta dielektrik yang tinggi,
serta memiliki stabilitas anodik yang sangat baik. Akan tetapi, PVDF
memiliki kelemahan berupa derajat kristalinitas yang relatif tinggi yang akan
mempengaruhi peforma baterai. Polimer CA (Cellulose Acetate)
memiliki keunggulan dalam konduktivitas termal dan isolasi listrik, serta dapat
menurunkan derajat kristalinitas untuk meningkatkan performa separator baterai.
Pencampuran PVDF dan CA bertujuan untuk menggabungkan keunggulan masing-masing.
Penambahan filler diperlukan untuk meningkatkan porositas dan merubah
morfologi, yang membantu menahan elektrolit cair dan memfasilitasi difusi ion
Li+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio
massa PVDF:CA dan penambahan nanoclay terhadap karakteristik
membran separator untuk baterai ion litium.
Larutan membran dibuat dengan mencampurkan polimer CA,
PVDF, nanoclay, dan aditif PVP. Variabel yg digunakan pada penelitian
ini adalah pengaruh rasio massa PVDF : CA (1:0,43; 1:0,66; 1:1; 1:1,5; dan 1:2,33) dan pengaruh penambahan nanoclay (0; 0,11; 0,23;
0,34; dan 0,46 gram). Membran CA/PVDF kemudian dilakukan uji karakterisasi
dengan FTIR, XRD, SEM, electrolyte uptake, dan porositas. Berdasarkan
hasil pengujian, hasil karakterisasi terbaik untuk membran separator dengan
pengaruh rasio massa PVDF : CA = 1 : 2,33 (CP-5) memiliki electrolyte uptake
dan porositas yang tinggi, dengan daerah kristalinitas yang rendah. Untuk membran
separator dengan penambahan nanoclay sebesar 0,46 gram (NC-4) memiliki electrolyte
uptake dan porositas yang tinggi, dengan kristalinitas yang lebih rendah
daripada sampel yang lainnya. Hasil SEM menunjukkan peningkatan jumlah nanoclay
menghasilkan struktur pori yang lebih padat dan lebih seragam. Membran
separator PVDF/CA dengan penambahan nanoclay sebesar 0,11 gram dapat
menjadi alternatif polimer yang dapat digunakan sebagai separator baterai ion
litium. Baterai dengan membran separator PVDF/CA/Nanoclay memiliki
kapasitas spesifik sebesar 23,2895 mAh/gram. Setelah dilakukan pengujian life
cycle selama 20 siklus, baterai mengalami penurunan kapasitas sekitar
16,09?n kapasitas spesifik akhir sebesar 19,54224 mAh/gram.