Abstrak
Green Synthesis Of Silver Nanoparticles (AgNPs) Using Bioreductor Of Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Leaf Extract and Antibacterial Activity Test
Oleh :
Valentina Kusumaningrum - M0321075 - Fak. MIPA
Proses sintesis nanopartikel perak (AgNPs) dengan cara yang
ramah lingkungan telah menarik perhatian luas dibandingkan dengan metode
konvensional yang menggunakan reduktor sintetis. Keunggulan biosintesis adalah
ramah lingkungan, hemat biaya, dan meminimalisir penggunaan bahan kimia beracun
yang dapat mencemari lingkungan sehingga dibutuhkan agen reduktor baru seperti
ekstrak daun ketepeng Cina (Cassia alata). Daun C. alata juga
berpotensi sebagai agen antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
memanfaatkan ekstrak daun ketepeng cina dalam pembentukan AgNPs dan mempelajari
aktivitas antibakterinya. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi senyawa daun
C. alata, sintesis AgNPs dengan evaluasi green metrics,
karakterisasi, dan uji aktivitas antibakteri. Daun C. alata yang telah
dikeringkan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol yang
dilanjutkan dengan uji fitokimia. Optimasi sintesis AgNPs dilakukan dengan
menggunakan 0,1%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; dan 1% ekstrak daun ketepeng cina dengan
waktu peninjauan selama 7 hari. Hasilnya kemudian dilakukan uji antibakteri.
Pada penelitian ini, senyawa daun C. alata berhasil diekstraksi dengan
rendemen sebesar 22,33?n mengandung senyawa metabolit sekunder seperti
flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa metabolit sekunder
dari ekstrak C. alata berperan sebagai bioreduktor untuk mereduksi Ag+
menjadi Ag0. Pembentukan AgNPs yang optimum dikonfirmasi dengan
menggunakan UV-Vis yang ditunjukkan pada konsentrasi ekstrak 0,25% pada hari
keempat dengan panjang gelombang 435 nm. Studi FTIR menunjukkan adanya gugus
fungsi yang berbeda pada permukaan AgNPs. Senyawa Ag sebesar 58,7% dikonfirmasi
melalui EDX dengan nilai zeta potensial AgNPs-CA yang menunjukkan kestabilan
yang tinggi. Selain itu, produk AgNPs-CA dievaluasi nilai kehijauan dengan green
metrics menghasilkan skor agregat sebesar 0,0558 yang menunjukkan tingkat
kehijauan sesuai dengan 12 prinsip green chemistry. Aktivitas
antibakteri AgNPs dipelajari dengan metode difusi sumur menggunakan
mikroorganisme Gram-positif (Staphylococcus aureus) dan Gram-negatif (Escherichia
coli) yang menunjukkan hasil antibakteri yang baik