Abstrak
Keanekaragaman dan Kelimpahan Makrofauna Tanah pada Agroforestri Jati (Tectona grandis) dengan Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) sebagai Tanaman Introduksi di Banyurip, Jenar, Sragen, Jawa Tengah
Oleh :
Raihan Muslim Ramadhan - H1020064 - Fak. Pertanian
Makrofauna tanah merupakan kelompok hewan tanah berukuran > 2 mm yang memiliki peran dalam dekomposisi bahan organik, proses dalam ekosistem tanah serta biondikator kesuburan tanah. Komposisi jenis tanaman menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelimpahan dan keragaman makrofauna tanah. Tanaman sacha inchi dikenal sebagai spesies introduksi yang dikembangkan pada sistem agroforestri di Desa Banyurip. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keragaman dan kelimpahan makrofauna tanah serta hubungannya dengan faktor lingkungan pada agroforestri jati dengan sacha inchi. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan pola agroforestri jati dengan sacha inchi, jati dengan garut, dan monokultur jati. Data dikumpulkan pada saat musim kemarau (bulan Mei 2023). Pengambilan sampel makrofauna tanah menggunakan metode pitfall. Analisis indeks ekologi dilakukan untuk mengetahui struktur komunitas. Hubungan faktor lingkungan dengan makrofauna tanah dianalisis dengan Cannonical Correspondence Analysis (CCA). Tingkat keanekaragaman dinyatakan dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dengan hasil yang diperoleh pada penelitian ini agroforestri jati dengan sacha inchi (H’ = 1,33), agroforestri jati dengan garut (H’ = 1,28), serta monokultur jati (H’ = 1,36). Agroforestri jati dengan sacha inchi memiliki kelimpahan individu terendah (175 individu). Jenis makrofauna tanah dengan kelimpahan tertinggi yakni Collembola (ekor pegas) famili Cyphoderidae dan famili Formicidae (semut) dengan jenis Oecophylla smaradigna serta Odontoponera denticulata. Hasil CCA menunjukkan setiap spesies makrofauna tanah memiliki perbedaan karakter dan hubungan yang spesifik terhadap factor lingkungan.