Abstrak


Pengembangan Model Integrated Spiritual Value (INSAV) pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemampuan Nilai Spiritual


Oleh :
Delisma Wisnu Adi - T851708007 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis desain model Integrated Spiritual Value (INSAV) pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai spiritual siswa; 2) menguji kelayakan model INSAV pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai spiritual siswa; 3) menguji keefektifan penerapan model INSAV pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai spiritual siswa.Penelitian dan pengembangan model sesuai alur pengembangan Borg dan Gall (2003) terdiri dari 10 langkah sampai tahap diseminasi. Instrumen penelitian berupa instrumen analisis kebutuhan, instrumen validasi, instrument pelaksanaan pembelajaran, instrumen keterlaksanaan pembelajaran, instrumen respon siswa dan guru, instrumen pengukuran keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai-nilai spiritual. Desain model dan instrumen pendukung divalidasi ahli dalam Focus Group Disscusion (FGD). Hasil validasi ahli dianalisis dengan V Aiken. Instrumen pengukuran kemampuan siswa dilakukan analisis butir soal. Uji coba model digunakan kelas kelompok kecil, dan kelompok besar di tiga sekolah menengah pertama (SMP). Hasil uji coba berupa keterlaksanaan pembelajaran, dan respon siswa dan guru yang dianalis kategori persentase sedangkan kemampuan siswa dianalisis dengan statistik multivariate serta peningkatan kemampuan siswa dengan analisis N-Gain. Hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: 1) Model INSAV memiliki desain model dengan sintak: orientasi, eksplorasi, inovasi, evaluasi, dan refleksi yang dirancang untuk mendorong kerja sama antar siswa melalui proyek inovasi. Model tersebut menekankan pentingnya berpikir kritis untuk menghadapi tantangan yang tetap mempertimbangkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas yang dikuatkan melalui proses refleksi dengan bimbingan guru. 2) Model INSAV memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan kriteria validasi ahli, keterlaksanaan model dan respon positif dari siswa dan guru. 3) Model INSAV efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai spiritual siswa berdasarkan  analisis N-Gain dengan kriteria sedang dan hasil analisis statistik multivariat memperkuat adanya perbedaan pengaruh yang signifikan pada kelas model INSAV dari pada kelas kontrol terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan nilai spiritual siswa.