Abstrak
Pers Republik Sebagai Alat Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Masa Agresi Militer Belanda II
Oleh :
Ridwan Nuralam - K4419071 - Fak. KIP
Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Menganalisis kondisi pers republik pada saat peristiwa agresi militer Belanda (2) Menganalisis perjuangan pers republik masa peristiwa agresi militer Belanda II sebagai alat untuk mempertahankan kemerdekaan.Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Sumber primer yakni surat kabar sezaman. Sumber sekunder berupa buku, skripsi, tesis dan jurnal yang berkaitan dengan pers Republik sebagai alat perjuangan mempertahankan kemerdekaan masa agresi militer Belanda II. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan studi pustaka serta dianalisis dengan teknik analisis data historis.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Pers Republik di Indonesia mengalami banyak tantangan saat agresi militer Belanda II seperti adanya pembredelan, penangkapan wartawan, kesulitan ekonomi dan kelangkaan kertas serta mengalami kesulitan dalam menerbitkan berita karena kantor berita nasional ditutup oleh Belanda. (2) pers berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia saat agresi militer Belanda II terjadi, yaitu: pertama, memberikan informasi kepada masyarakat agar masyarakat tetap dapat mengetahui perkembangan Republik saat agresi militer Belanda II terjadi. Kedua, sebagai media komunikasi massa yang menghubungkan antara pemerintah ke masyarakat. Ketiga, mengobarkan semangat perjuangan yaitu pers menyuarakan semangat perjuangan serta mengedukasi masyarakat bahwa Indonesia telah merdeka sehingga harus mempertahankan kemerdekaan.