Abstrak


Penerapan Model Science Integrated Learning (SIL) Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Candiwulan Tahun Ajaran 2024/2025


Oleh :
Naila Shakila - K7121193 - Fak. KIP

Naila Shakila. K7121193. Pembimbing I: Dr. Murwani Dewi Wijayanti, M.Pd. PENERAPAN MODEL SCIENCE INTEGRATED LEARNING (SIL) BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 CANDIWULAN TAHUN AJARAN 2024/2025. Skripsi, Fakultas Keguruan dam Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Februari 2024.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan langkah-langkah penerapan Model pembelajaran Science Integrated Learning (SIL) berbasis Etnosains untuk meningkatkan kemampuan analisis dan hasil belajar IPAS,             (2) Meningkatkan kemampuan analisis melalui penerapan Model Science Integrated Learning (SIL) berbasis Etnosains pada pembelajaran IPAS, serta (3) Meningkatkan hasil belajar melalui penerapan Model Science Integrated Learning (SIL) berbasis Etnosains pada pembelajaran IPAS. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian terdiri dari guru, dan siswa kelas V SD Negeri 1 Candiwulan. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) penerapan Model Science Integrated Learning (SIL) berbasis Etnosains melalui Langkah-langkah:                    (a) Eksplorasi berbasis Etnosains, (b) Integrasi konsep berbasis Etnosains,                (c) Eksperimen berbasis Etnosains, (d) Pengambilan tindakan berbasis Etnosains, (e) Analisis berbasis Etnosains, dan (f) Refleksi berbasis Etnosains, dengan persentase rata-rata hasil observasi terhadap guru pada siklus I=65,31?ngan kriteria rendah, siklus II=73,60?ngan kriteria cukup, dan siklus III=88,89?ngan kriteria baik, (2) Peningkatan hasil observasi kemampuan analisis pada siswa kelas V siklus I=71,67?ngan kriteria cukup, siklus II=80,83?ngan kriteria baik, dan siklus III=91,67?ngan kriteria sangat baik. Rata-rata nilai tes kemampuan analisis siklus I= 63,83 dengan kriteria rendah, siklus II= 74,33 dengan kriteria cukup, dan siklus III=85,53 dengan kriteria baik, dan (3) Peningkatan ketuntasan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V siklus I= 86,67?ngan kriteria baik, siklus II=  98,33?ngan kriteria sangat baik, dan siklus III=100%  dengan kriteria sangat baik dengan rata-rata nilai pada siklus I=77,66, siklus II=82,66, dan siklus III=86,67.

Dapat disimpulkan bahwa Model Science Integrated Learning (SIL) berbasis Etnosains dapat meningkatkan kemampuan analisis dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Candiwulan.

 

Kata kunci: Science Integrated Learning, Etnosains, kemampuan analisis, hasil belajar IPAS