Abstrak


Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Multimedia Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar IPAS Tentang Organ Tubuh Manusia Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2024/2025


Oleh :
Dinda Rizky Ikebayu - K7121080 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia, (2) meningkatkan keterampilan proses sains tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari, (3) meningkatkan hasil belajar IPAS tentang organ  tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari, dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia. 

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil dari penelitian menyatakan bahwa: (1) penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia dilaksanakan melalui langkah: (a) menentukan pertanyaan mendasar berdasarkan multimedia; (b) merencanakan proyek berdasarkan multimedia; (c) menyusun jadwal pembuatan proyek; (d) memonitor siswa saat pembuatan proyek; (e) menguji hasil proyek yang telah; dan (f) mengevaluasi proyek, (2) penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan proses sains tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari yang dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi keterampilan proses sains pada setiap siklus yaitu: siklus I = 74,66%, siklus II = 83,19%, dan siklus III = 90,01%, (3) penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar IPAS tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari yang dibuktikan hasil belajar ranah kognitif siklus I = 78,94%, siklus II = 89,47%, dan siklus III = 96,74%, kemudian hasil belajar ranah psikomotor yaitu siklus I = 76,22%, siklus II = 83,81%, dan siklus III = 89,20%, dan (4) kendala yang ditemukan dalam penelitian yaitu: (a) siswa kesulitan membagi waktu selama kegiatan proyek; (b) siswa kesulitan memahami proyek dan belum mampu menyusun jadwal pembuatan proyek; (c) beberapa siswa tidak terlibat dalam kegiatan diskusi kelompok; (d) siswa belum memiliki pengalaman dalam membuat pop up book, sehingga mengalami kesulitan dalam merancang elemen pop up; (e) siswa kesulitan menyampaikan hasil proyek; dan (f) siswa kurang memperhatikan teman yang sedang presentasi hasil proyek. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mangatasi kendala tersebut yaitu: (a) guru mengarahkan supaya proyek dapat tepat waktu; (b) guru memberikan penjelasan lebih detail mengenai langkah pembuatan proyek dan jadwal proyek; (c) guru mengarahkan siswa dalam pembagian tugas proyek; (d) guru memberikan referensi visual dengan menampilkan contoh proyek nyata; (e) guru mengarahkan dan membimbing siswa selama kegiatan presentasi; dan (f) guru mengingatkan siswa untuk memperhatikan kelompok yang sedang presentasi dan saling memberi tanggapan.

Kesimpulan penelitian ini adalah model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar IPAS tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2024/2025.