Abstrak


Penilaian Kesiapan Teknologi pada Industri Kecil Menengah (IKM) dalam Pemenuhan Standar Produk Genteng Keramik SNI 03-2095-1998 (Studi Kasus: IKM Genteng Kabupaten Magetan)


Oleh :
Erwin Agil Nur Rohmat - I0321040 - Fak. Teknik

Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang turut mendorong permintaan terhadap material konstruksi seperti genteng. Genteng merupakan atap rumah dari tanah liat yang dicetak dan dibakar, di mana genteng keramik banyak digunakan karena dibuat dari tanah liat berkualitas yang plastis, homogen, dan bebas batuan saat dicampur air. Kabupaten Magetan sebagai sentra produksi genteng memiliki potensi besar, namun banyak Industri Kecil Menengah (IKM) belum mampu memanfaatkan peluang tersebut karena produk belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2095-1998 dan belum dapat masuk e-catalog pemerintah. Masalah utama yang dihadapi adalah belum siapnya proses produksi untuk memenuhi persyaratan teknis dan mutu, sehingga kesiapan teknologi menjadi faktor krusial untuk meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan teknologi IKM genteng untuk memenuhi standar mutu tersebut menggunakan pendekatan modifikasi Quality Function Deployment (QFD). Sepuluh IKM genteng disurvei dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada technoware dan humanware, sebagian proses produksi belum memenuhi standar, sedangkan padainfoware dan orgaware, seluruh proses produksi belum memenuhi standar. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan peralatan produksi, pelatihan tenaga kerja, penguatan dokumentasi teknis, serta perbaikan manajemen organisasi.