Abstrak


Analisis Perbandingan Capaian Pembelajaran Dari Model Teaching Factory dan Project Based Learning Pada Program Keahlian Pemasaran di SMK


Oleh :
Almira Theda Oktavia Ruswantyo - K7721004 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi capaian pembelajaran peserta didik dari program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang menerapkan model teaching factory pada Fase F di SMK Negeri 6 Surakarta dan (2) mengidentifikasi capaian pembelajaran peserta didik dari program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang menerapkan model project based learning pada Fase F di SMK Negeri 3 Surakarta. (3) Untuk melihat perbandingan capaian pembelajaran dari model Teaching Factory dan Project Based Learning pada program keahlian Pemasaran.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Sumber data dari penelitian ini berasal dari wawancara dengan guru program keahlian pemasaran dan peserta didik kelas XI program keahlian pemasaran, observasi di kelas dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif dari model Miles and Huberman, dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama capaian pembelajaran peserta didik program keahlian pemasaran dengan menerapkan model pembelajaran teaching factory dapat tercapai sesuai dengan pedoman Kurikulum Merdeka dan menghasilkan kompetensi yang sesuai dengan industri. Kedua capaian pembelajaran peserta didik pada program keahlian pemasaran dengan menerapkan model project based learning belum tercapai sepenuhnya masih terdapat beberapa elemen yang belum tercapai sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Ketiga capaian pembelajaran peserta didik dengan model teaching factory tercapai lebih maksimal dari capaian pembelajaran peserta didik dengan model project based learning Simpulan dari hasil penelitian ini adalah capaian pembelajaran peserta didik dengan model teaching tercapai lebih baik dari model project based learning.