;
Sofie Imam Faizal. A122208010. 2025. ANALISIS AKTIVITAS SEPAKBOLA TIMNAS INDONESIA SENIOR SESUAI POSISI DI PERTANDINGAN DI PIALA ASIA QATAR TAHUN 2024.
TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd, Pembimbing II: Dr. Slamet Riyadi, S.Pd., M.Or. Program Studi Ilmu Keolahragaan, Pascasarjana, Fakultas Keolahragaan, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Tesis ini menganalisis aktivitas sepak bola Tim Nasional Senior Indonesia selama Piala Asia Qatar 2024, dengan fokus pada tuntutan fisik yang diberikan kepada pemain di berbagai posisi dalam tiga pertandingan terakhir melawan Irak, Jepang, dan Australia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, memanfaatkan data yang diperoleh dari sistem pelacakan GPS CATAPULT VECTOR PRO S7 untuk menilai indikator kinerja utama seperti jarak tempuh total, lari intensitas tinggi (HIR), lari kecepatan tinggi (HSR), jarak sprint, dan kecepatan maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang persyaratan fisik khusus dari setiap posisi, yang berkontribusi pada pengembangan program pelatihan yang ditargetkan untuk pemain sepak bola Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan variasi yang signifikan dalam aktivitas fisik di antara berbagai posisi. Pemain sayap depan dan penyerang tengah menunjukkan jarak tempuh total tertinggi, yang mencerminkan peran dinamis mereka dalam fase menyerang dan bertahan. Pemain tengah juga menunjukkan jarak tempuh yang substansial, yang menekankan peran penting mereka dalam menghubungkan pertahanan dan serangan. Pemain bertahan tengah, meskipun secara keseluruhan menempuh jarak yang lebih sedikit, menunjukkan aktivitas yang cukup besar di zona kecepatan tertentu, yang menyoroti pentingnya mereka dalam posisi taktis dan reaksi cepat. Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan taktis tim nasional Indonesia, yang dicirikan oleh sikap bertahan reaktif dan mengandalkan serangan balik, secara signifikan memengaruhi tuntutan fisik para pemainnya.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja tim nasional Indonesia di Piala Asia Qatar 2024 membutuhkan daya tahan anaerobik tingkat tinggi, terutama bagi pemain di posisi penyerang dan gelandang. Data tersebut menunjukkan bahwa program pelatihan harus difokuskan pada peningkatan daya tahan kecepatan dan daya ledak untuk memenuhi tuntutan pendekatan taktis tim. Lebih lanjut, tesis ini menekankan pentingnya mengintegrasikan teknologi GPS dan analisis kinerja untuk mengoptimalkan strategi pelatihan dan meningkatkan kesiapan fisik pemain sepak bola Indonesia untuk kompetisi internasional.