Abstrak
Karakteristik Permeabilitas, ITS, dan UCS pada Campuran HRS-WC dengan Kombinasi Plastik HDPE dan PP Sebagai Subtitusi Agregat Halus
Oleh :
Zayan Syaefunnahar - I0121188 - Fak. Teknik
Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang
limbah plastik terbesar di dunia, dengan jumlah mencapai 187,20 juta ton. Jenis
limbah yang paling dominan berasal dari plastik HDPE (High Density
Polyethylene) dan PP (Polypropylene), di mana HDPE sendiri
menyumbang sekitar 11?ri total sampah plastik. Penggunaan plastik yang masif
menjadi ancaman serius bagi lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai dan
membutuhkan waktu sangat lama untuk terdegradasi. Seiring perkembangan
teknologi, berbagai inovasi mulai dikembangkan untuk memanfaatkan limbah
plastik, salah satunya adalah sebagai bahan substitusi agregat halus dalam
campuran aspal. Penelitian ini merupakan studi eksperimental untuk
mengetahui potensi HDPE dan PP sebagai substitusi agregat halus pada Campuran Hot
Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). Substitusi dilakukan pada agregat
halus yang lolos saringan No. 4 dan tertahan pada saringan No. 8. Jenis
kombinasi yang digunakan sebagai substitusi adalah 25% HDPE dan 75%PP, 50% HDPE
dan 50% PP, serta 75% HDPE dan 25% PP. Setiap variasi diuji melalui pengujian
permeabilitas, Indirect Tensile Strength (ITS), dan Unconfined
Compressive Strength (UCS). Hasil
dari pengujian kemudian dianalisis untuk menentukan kadar kombinasi plastik
paling optimal, lalu dibandingkan dengan HRS-WC konvensional guna menilai
efektivitas substitusi agregat tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan kombinasi
plastik HDPE dan PP sebagai substitusi agregat halus pada campuran HRS-WC
memberikan pengaruh signifikan terhadap karakteristik campuran. Kombinasi
optimal diperoleh pada perbandingan 75% HDPE : 25% PP, yang menunjukkan kinerja
terbaik dari segi permeabilitas, kekuatan tarik tidak langsung (ITS), dan kuat
tekan bebas (UCS). Substitusi ini mampu menurunkan nilai permeabilitas
rata-rata sebesar 59,95%, sekaligus meningkatkan nilai ITS sebesar 121,38?n
nilai UCS sebesar 97,49% dibandingkan dengan campuran HRS-WC konvensional.
Hasil ini menunjukkan bahwa limbah plastik HDPE dan PP berpotensi digunakan
sebagai bahan alternatif ramah lingkungan dalam perkerasan jalan aspal.