Abstrak


Evaluasi Karakteristik Fisik dan Kimia Film Lapis Tipis Kombinasi Polivinil Alkohol (PVA) dengan Sodium Alginat (SA)


Oleh :
Gusti Fahri - V3722022 - Sekolah Vokasi

Film lapis tipis banyak digunakan dalam berbagai bidang sensor dan biomedis karena kemampuannya untuk memberikan fungsi spesifik dalam bentuk struktur tipis yang seragam. Pembuatan film lapis tipis umumnya menggunakan polimer hidrofilik, yang berperan penting dalam menentukan karakteristik fisik dan kimia dari film yang dihasilkan. Pada penelitian ini digunakan kombinasi dua jenis polimer hidrofilik, yaitu Polivinil Alkohol (PVA) dan Sodium Alginat (SA). PVA merupakan polimer sintetis yang mampu membentuk film transparan dan memiliki sifat adhesif yang baik, sedangkan SA merupakan polimer alami yang bersifat hidrokoloid dan berfungsi sebagai film forming agent yang dapat meningkatkan fleksibilitas film. Kombinasi keduanya bertujuan untuk memperoleh proporsi konsentrasi terbaik dalam pembentukan film lapis tipis yang optimal berdasarkan karakteristik fisik dan kimianya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi PVA dan SA terhadap sifat fisik dan kimia dari film lapis tipis. Formulasi film lapis tipis ini menggunakan kombinasi Polivinil Alkohol (PVA) dan Sodium Alginat (SA) berbagai perbandingan konsentrasi yaitu 5%:3%; 6%:3%; 7%:3%; 7%:4%; 7%:5%; 8%:2%; dan 8% :3%. Parameter yang diamati pada pengujian evaluasi film lapis tipis ini meliputi uji organoleptik, uji keseragaman bobot, uji ketebalan, uji ketahanan lipat, uji pH, dan uji daya serap kelembapan. Perbedaan konsentrasi mempengaruhi kualitas film. Film berwarna jernih keputihan mendekati bening, tekstur padat, homogen, tidak berbau, memiliki pH dengan nilai 6, dan ketahanan lipat >300 lipatan. Konsentrasi kombinasi mempengaruhi bobot film dengan nilai CV<5>