Abstrak
Sintetis Serbuk Nikel Oksida - Bismuth Dari Katalis Nikel Bekas Menjadi Fotokatalis Untuk Pengolahan Air Limbah Industri Tekstil
Oleh :
Sukma Anggraini - V2622041 - Sekolah Vokasi
Pesatnya perkembangan industri tekstil telah
meningkatkan limbah cair, khususnya limbah pewarna sintetik seperti Crystal
Violet yang bersifat karsinogenik dan mutagenik, sehingga membahayakan
ekosistem perairan dan kesehatan manusia. Sementara itu, industri pengolahan
minyak bumi, seperti PT Pertamina, menghasilkan limbah nikel yang tergolong
limbah B3 karena mengandung logam berat. Jika tidak dikelola dengan baik,
limbah ini dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius. Penelitian ini
bertujuan mengolah limbah katalis nikel bekas menjadi bahan dasar fotokatalis
Bi-NiO melalui proses leaching dengan asam sitrat 1 M, combustion menggunakan
HNO₃ dan urea, sintering pada 500°C untuk memperkuat struktur kristal, serta coating
dengan bismuth (Bi). Fotokatalis yang dihasilkan digunakan untuk mendegradasi
zat warna Crystal Violet dalam limbah
industri tekstil. Material hasil sintesis dikarakterisasi dengan analisis
spektroskopi UV-Vis, FTIR, XRD, dan SEM-EDX yang bertujuan untuk
mengetahui komposisi unsur, struktur kristal, morfologi permukaan, serta
keberadaan gugus fungsional pada fotokatalis. Pengujian kinerja fotokatalitik dilakukan dengan penyinaran sinar UV
serta mengamati penurunan intensitas warna larutan crystal violet konsentrasi 10 ppm menggunakan fotokatalis NiO dan Bi-NiO. Berdasarkan hasil
pengujian, kedua material menunjukkan efisiensi degradasi yang sangat tinggi,
yaitu 97,88% untuk NiO dan 97,53% untuk Bi-NiO
dalam waktu 90 menit. Analisis kinetika reaksi
yang dilakukan berdasarkan pada pseudo
second-order didapatkan bahwa
fotokatalis Bi-NiO
memiliki konstanta laju reaksi yang lebih besar
dan waktu paruh yang lebih singkat. Hal ini menunjukkan bahwa pelapisan bismuth
pada NiO dapat meningkatkan aktivitas
fotokatalik material secara signifikan.