Abstrak
Pembuatan Material NMC532 Dari MHP (Mixed Hydroxide Precipitate) Menggunakan Asam Asetat Dan Asam Malat Sebagai Katoda Baterai Lithium-Ion
Oleh :
Kanita Putri Cahyani - V2622023 - Sekolah Vokasi
Peningkatan kebutuhan energi sebagai dampak dari pesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia telah mendorong pengembangan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan. Salah satu komponen utama dalam kendaraan listrik adalah baterai lithium-ion, yang kinerjanya sangat bergantung pada kualitas material katoda yang digunakan. Material katoda jenis NMC532 (LiNi₀.₅Mn₀.₃Co₀.₂O₂) menjadi salah satu kandidat unggul karena mampu memberikan keseimbangan antara kapasitas spesifik, stabilitas termal, dan umur siklus yang baik. Penelitian ini mengkaji potensi pembuatan material NMC532 dengan memanfaatkan Mixed Hydroxide Precipitate(MHP) sebagai sumber logam berbasis nikel, kobalt, dan mangan. MHP merupakan produk intermediete hasil pengolahan bijih nikel laterit yang kaya akan logam transisi, serta memiliki bentuk hidroksida yang reaktif dan mudah larut. Penggunaan MHP dalam penelitian ini bertujuan untuk mendukung pemanfaatan sumber daya lokal serta mendorong kemandirian bahan baku industri baterai nasional. Sebagai pendekatan ramah lingkungan, pelindian dilakukan menggunakan asam asetat dan asam malat yang berperan sebagai pelarut sekaligus agen kompleksasi logam. Proses sintesis dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu leaching asam dari MHP, presipitasi prekursor logam dengan pengendalian pH bertahap, serta proses kalsinasi untuk membentuk material katoda NMC532. Material hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan metode SEM-EDX, FTIR, dan XRD untuk mengamati morfologi dan komposisi unsur, gugus fungsi, serta struktur kristal. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa morfologi persebaran partikel tampak merata dan tidak merata serta rasio unsur logam mendekati komposisi yang diharapkan untuk NMC532. Spektrum FTIR menunjukkan terbentuknya ikatan logam-oksida (M–O). Serta XRD menunjukkan kristalinitas tinggi dengan fasa utama yang sesuai dengan struktur lapisan khas NMC. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa MHP berpotensi besar digunakan sebagai sumber logam alternatif dalam sintesis material katoda NMC532 secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung pengembangan teknologi baterai lithium-ion nasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap strategi pemanfaatan sumber daya dalam negeri guna meningkatkan ketahanan energi dan bahan baku di masa depan.