Abstrak
Pengaruh Media Komunikasi K3 Terhadap Kepatuhan Prosedur Operasional Alat Pada Operator Ketinggian Di PT X Semarang
Oleh :
Mohamad Rizal Rahman - R0221077 - Sekolah Vokasi
Kecelakaan kerja alat ketinggian container
crane (CC) dan rubber tyred gantry (RTG) mayoritas disebabkan oleh unsafe
action ketidakpatuhan prosedur, seperti kecerobohan, kelalaian, kurang
fokus, kurang komunikasi, tidak dilakukan uji fungsi, dan ditambah target operasional
yang tinggi. Salah satu
metode mengatasi permasalahan tersebut dengan hierarki pengendalian administratif
berupa komunikasi K3. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program media komunikasi K3 terhadap
kepatuhan prosedur operasional alat pada operator ketinggian di PT X Semarang. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dengan
rancangan nonequivalent control group design. Teknik sampling
menggunakan proportionate stratified random sampling dari populasi 64 pekerja, dan berdasarkan
rumus slovin diperoleh 56 responden yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan
eksperimen. Instrumen
penelitian berupa kuesioner kepatuhan berdasarkan prosedur perusahaan, dan
intervensi berupa program media komunikasi K3. Analisis statistik menggunakan uji wilcoxon untuk
membandingkan hasil pretest dengan postest, dan uji mann-whitney
untuk membandingkan hasil posttest dari kedua kelompok, serta uji effect
size untuk mengukur besaran efektivitas intervensi. Hasil statistik uji wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan pada kelompok
eksperimen dengan nilai p-value = 0,008 (p<0>p-value = 0,083 (p>0,05).
Uji mann-whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai p-value = 0,001, kurang
dari nilai alpha (p<0>nilai uji effect size (r) sebesar 0,46,
termasuk kedalam kriteria sedang. Dapat disimpulkan bahwa program media komunikasi
K3 terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kepatuhan prosedur operasional
alat pada operator ketinggian di PT X Semarang.