Abstrak
Karakteristik Metode Deteksi Mastitis Subklinis pada Kambing Perah Sapera
Oleh :
Vito Damar Adi - H0521132 - Fak. Peternakan
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui
karakteristik dari keempat metode yang digunakan untuk mendeteksi penyakit
mastitis subklinis di Bamboe Kuning Farm (BKF) dan Cahaya Abadi Farm
(CAF). Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli tahun 2024 sampai Januari tahun 2025. Penentuan lokasi dan
penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang
digunakan pada penelitian ini adalah kambing perah laktasi dengan jumlah 40
ekor di BKF dan 55 ekor di CAF. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif
kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel. Nilai persentase tertinggi
dari hasil pengamatan yang telah dilakukan di BKF yaitu pada metode California
Mastitis Test (CMT) sebesar 65?lam mendeteksi mastitis subklinis. Nilai
persentase tertinggi pada CAF dengan California Mastitis Test (CMT) sebesar 60?lam mendeteksi mastitis
subklinis. Pemeriksaan waktu lama pengujian yang tercepat di BKF dan CAF dengan
menggunakan uji DMD selama 5 detik. Biaya pengujian yang termurah di BKF dan
CAF dengan menggunakan uji Surf Field Mastitis Test (SFMT) sebesar Rp80,00/ekor. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa beberapa uji memiliki keunggulan
masing-masing, uji California Mastitis Test (CMT) memiliki hasil
pemeriksaan mastitis subklinis yang tinggi, uji Draminski Mastitis Detector (DMD)
memiliki pengujian tercepat, dan uji Surf Field Mastitis Test (SFMT)
memiliki biaya reagen yang murah.