Abstrak
Substitusi Tepung Ketan Hitam pada Chiffon Cake dengan Penambahan Transglutaminase Terhadap Potensi Antioksidan, Karakteristik Fisikokimia, dan Penerimaan Sensoris
Oleh :
Shavira Ajeng Pramudya - V4022033 - Sekolah Vokasi
Chiffon cake adalah salah satu jenis foam cake yang mengembang karena
penggunaan putih telur dengan cara dikocok terpisah dan kuning telur sebagai
bahan dasarnya memberikan tekstur lembut serta empuk. Penambahan ketan hitam
dapat ditingkatkan dengan diversifikasi pengolahan dalam bentuk tepung, guna
mempermudah proses pengolahan dan meningkatkan nilai ekonominya. Ketan
hitam lebih unggul daripada ketan lainnya karena tingginya kandungan komponen
bioaktif, terutama antosianin. Kandungan ketan hitam yang meliputi pericarp,
aleuron, dan endosperm, memiliki warna merah-biru-ungu pekat yang
menunjukkan keberadaan antioksidan di dalamnya. Penambahan transglutaminase
pada bagian busa atau kuning telur dari adonan yang meningkat dari 0 hingga 1,0%
menyebabkan peningkatan volume spesifik dan kadar protein chiffon cake.
Transglutaminase memiliki keunggulan yaitu membentuk ikatan silang antar
protein, yaitu dengan mengkatalisis reaksi antara asam amino glutamin dan lisin,
sehingga memperbaiki struktur protein, tekstur dan volume pengembangan pada
produk pangan. Desain rancangan peneliltian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan dua faktor pengaruh yaitu formulasi tepung ketan hitam
dengan tepung terigu. Analisis yang dilakukan antara lain uji sensoris, antosianin
total, aktivitas antoksidan, kadar air, kadar abu, protein, hardness, volume
pengembangan, uji warna, dan kelayakan ekonomi. Hasil analisa uji sensoris diolah
dengan SPSS Software PASW Statistics versi 18, diperoleh perlakuan terbaik yaitu
formulasi 8% tepung ketan hitam dari total penggunaan tepung terigu. Hasil analisa
potensi antioksidan menunjukkan perlakuan 8% memiliki nilai antosianin total
sebesar 0,42 mg/100 g dan nilai aktivitas antioksidan sebesar 5,27%. Hasil analisa
kimia menunjukkan perlakuan 8% memiliki nilai kadar air sebesar 38,67%, kadar
abu sebesar 5,27%, dan protein sebesar 5,83%. Hasil analisa fisik menunjukkan
perlakuan 8% memiliki nilai hardness sebesar 1,95 N, volume pengembangan
sebesar 17,67%, uji warna parameter L sebesar 68,64, parameter a* sebesar 1,71,
dan parameter b* sebesar 24,29. Kemasan yang digunakan chiffon cake ketan hitam
formulasi tepung ketan hitam dikemas menggunakan kemasan primer yaitu paper
box berukuran 18 cm x 18 cm x 10 cm. Kemasan paper box terbuat dari kertas ivory
dengan laminasi doff. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi chiffon cake
formulasi tepung ketan hitam dengan penambahan transglutaminase memiliki HPP Rp 27.821, ROI sebelum pajak sebesar 27,90%, ROI setelah pajak sebesar 27,17%,
dan B/C Ratio sebesar 1,25 sehingga dikatakan layak untuk dijalankan.