Abstrak


Investigasi Beban Kerja Mental dan Fisik pada Pekerja Industri Plastik (Studi Kasus : UD Pratama)


Oleh :
Jihan Syafira Zahra - I0321054 - Fak. Teknik

Beban kerja merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kinerja, produktivitas, dan kesejahteraan pekerja. Beban kerja yang berlebihan, baik secara fisik maupun mental, dapat menyebabkan kelelahan, penurunan produktivitas, hingga meningkatkan risiko kecelakaan kerja. UD Pratama merupakan sebuah industri plastik di Karanganyar, mengalami permasalahan tingginya tingkat turnover karyawan yang diduga berkaitan dengan beban kerja yang tinggi. Aktivitas kerja di perusahaan ini bersifat repetitif, dengan gerakan hingga 8.750 kali per hari untuk tiap pekerjanya, serta lingkungan kerja yang belum memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja, seperti pencahayaan sebesar 84 lux, suhu 34,1°C, dan kebisingan sebesar 70 dB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja fisik dan mental pekerja menggunakan metode Cardiovascular Load (%CVL) dan NASA Task Load Index (NASA-TLX). Hasilnya didapatkan bahwa 50% pekerja mengalami beban kerja fisik dengan kategori sedang; dan 100% pekerja mengalami beban kerja mental dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi. Usulan perbaikan yang diusulkan adalah dengan peregangan 5-10 menit setiap 2 jam bekerja, pemberian musik di waktu kerja; dan desain usulan meja kerja baru yang dapat diatur ketinggiannya.