Abstrak
Analisis Gizi Dan Karakteristik Sensoris Snack Bar Biji Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Dan Kacang Kedelai (Glycine Max) Dengan Variasi Jenis Cokelat
Oleh :
Syarifa Anna Kournikova - H0921083 - Fak. Pertanian
Gaya hidup sehat muncul
atas respons peningkatan kesadaran individu terkait pentingnya mempertahankan
kesehatan tubuh yang dapat melalui berolahraga, menerapkan pola makan seimbang,
ataupun istirahat yang cukup. Individu dengan tingkat aktifitas fisik yang
tinggi memerlukan asupan gizi yang lebih banyak guna menjaga stamina tubuh. Pengembangan
produk berbasis variasi jenis cokelat pada snack bar biji labu kuning
dan snack bar kacang kedelai hadir sebagai alternatif cara pemenuhan
gizi termasuk protein yang tidak mudah rusak selama penyimpanan. Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh biji-bijian dan kacang-kacangan serta jenis cokelat terhadap kandungan karbohidrat, lemak,
protein, air, abu, total kalori, aktivitas antioksidan, dan persentase AKG snack
bar serta penerimaan panelis snack bar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Hasil penelitian dianalisis menggunakan
One Way ANOVA untuk karakteristik kimia, Friedmann Test untuk karakteristik
sensoris-hedonik, serta Check-All-That-Apply (CATA) untuk karakteristik sensoris-persepsi kolatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biji
labu kuning dan kacang kedelai pada produk snack bar chocolate
berpengaruh signifikan terhadap karakteristik kimia karbohidrat, lemak,
protein, total kalori, air, abu tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap
aktivitas antioksidan. Sementara itu, terdapat pengaruh signifikan terhadap persepsi familiar
serta tingkat kesukaan pada atribut warna, rasa, tekstur, aftertaste,
dan overall produk.