Abstrak


PERBEDAAN LITERASI FINANSIAL ANAK USIA DINI DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN AYAH DAN IBU


Oleh :
Alyana Suciparasati Karunia Putri - K8121004 - Fak. KIP

Alyana Suciparasati Karunia Putri. K8121004. Pembimbing I: Warananingtyas Palupi, S.Sn., M.A. PERBEDAAN LITERASI FINANSIAL ANAK USIA DINI DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN AYAH DAN IBU. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2025.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi finansial anak usia dini dengan latar belakang tingkat pendidikan orang tua yang berbeda. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif dengan desain penelitian expost-facto. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, dilakukan di empat TK yang tergabung dalam satu Gugus yakni Gugus Matahari terhadap 50 anak yang berada di kelompok B. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner. Teknik uji validitas yang digunakan adalah dengan expert judgement.Uji hipotesis dilakukan dengan uji ANOVA. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya perbedaan literasi finansial anak kelompok B di TK Gugus Matahari. Tidak terdapat perbedaan literasi finansial anak jika ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua, namun perbedaan literasi finansial ditemukan pada anak yang memiliki Ibu dengan tingkat pendidikan dasar dan tinggi. Anak yang dibesarkan oleh ibu dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman keuangan yang lebih baik. Peran dominan ibu dalam pengasuhan serta lebih banyaknya transfer edukasi finansial dalam keluarga menjadi faktor utama dalam hal ini. Faktor lingkungan, sosial, dan budaya juga berkontribusi dalam membentuk kebiasaan finansial anak melalui keterlibatan ibu. Tingkat pendidikan ayah tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam pemahaman finansial anak. Kurangnya dominasi peran ayah dalam memberikan edukasi keuangan mungkin menjadi penyebabnya. Keterlibatan ayah tetap menjadi aspek penting dalam perkembangan pemahaman keuangan anak. Edukasi finansial sejak dini sebaiknya melibatkan kedua orang tua secara aktif agar anak memiliki pemahaman keuangan yang lebih baik serta lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.