Abstrak


Penetapan Kadar Senyawa Asiatikosida Pada Ekstrak Metanolik Terpurifikasi Daun Pegagan (Centella asiatica (L). Urban) Dengan Metode KLT-Densitometri dan Uji Aktivitas Antioksidannya


Oleh :
Nur Ainun Merdekawati - M0621031 - Fak. MIPA

Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) merupakan tumbuhan herbal liar yang mengandung berbagai senyawa bioaktif antara lain saponin, triterpenoid, flavonoid, dan fitosterol. Asiatikosida merupakan senyawa golongan triterpenoid saponin yang berperan sebagai antioksidan alami sekaligus biomarker utama pegagan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar senyawa asiatikosida dalam ekstrak metanolik terpurifikasi daun pegagan. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) menggunakan pelarut metanol, dilanjutkan dengan tahap purifikasi melalui ekstraksi cair-cair menggunakan n-heksana dan etil asetat untuk menghilangkan senyawa pengotor seperti lemak dan klorofil. Kuantifikasi kadar asiatikosida dilakukan dengan metode metode KLT-Densitometri, serta uji aktivitas antioksidannya melalui metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak terpurifikasi memiliki kadar asiatikosida sebesar 31,61%, lebih tinggi dibandingkan ekstrak kasar sebesar 25,57%, yang mengindikasikan efektivitas proses purifikasi. Uji aktivitas antioksidan dari ekstrak terpurifikasi menghasilkan nilai IC50 sebesar 12,681 µg/mL, tergolong sangat kuat (IC50 < 50>