Surakarta menjadi salah satu tujuan wisata popular di Indonesia, terutama karena kuliner khas seperti gudeg ceker, tengkleng kambing dan nasi liwet yang Sebagian besar dikelola oleh UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Penelitian ini membahas jaringan sosial pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Mpok Sinah Klamben, Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi terbentuknya jaringan sosial serta menganalisis keterlekatan antara pelaku UMKM dan konsumen dalam keberlangsungan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dari delapan informan yang dipilih secara purposive sampling. Teori jaringan sosial Mark Granovetter digunakan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan sosial di Mpok Sinah Klamben melibatkan berbagai aktor yang saling berinteraksi dalam pola hubungan yang kompleks. Jaringan ini memfasilitasi pertukaran informasi, dukungan sosial, dan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlekatan sosial antara pelaku UMKM dan konsumen berperan penting dalam keberlangsungan usaha. Hubungan yang baik dengan konsumen dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta memperkuat solidaritas dalam komunitas usaha.