Abstrak
Sandal Slipper Eco-Friendly Berbahan Loofah dengan Perlakuan Naoh Berdasarkan Gaya Tekan Plantar dan Kontraksi Otot untuk Meningkatkan Kestabilan Berjalan pada Lansia
Oleh :
Desti Nur Annisa - I0321033 - Fak. Teknik
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia menjadi tantangan dalam
upaya mempertahankan kualitas hidup lansia dalam kemampuan mobilitas,
termasuk kestabilan berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan sandal slipper loofah (NaOH 5%) eco-friendly dibandingkan sandal
slipper hotel dalam meningkatkan kestabilan berjalan pada lansia. Serat loofah
dipilih sebagai bahan insole ramah lingkungan karena bersifat mudah terurai,
mampu menyerap kelembapan, dan memiliki ketahanan mekanik yang dapat
ditingkatkan melalui proses alkalisasi menggunakan larutan NaOH 5% selama 3
jam untuk meningkatkan kekuatan tariknya. Uji tarik berdasarkan standar ASTM
C1557-20 menunjukkan bahwa serat loofah (NaOH 5%) memiliki kekuatan tarik
lebih tinggi dibanding bahan insole lain, seperti eva rubber, nora SLW, dan
karet alam. Evaluasi biomekanik dalam mengukur distribusi gaya tekan plantar
menggunakan sensor force sensing resistor (FSR) dan pengukuran kontraksi otot
tibialis
anterior
dan
gastrocnemius
medialis
menggunakan sinyal electromyography (EMG) menunjukkan bahwa sandal loofah mampu
mendistribusikan gaya tekan plantar secara lebih merata dan menurunkan kontraksi
pada otot tibialis anterior dan gastrocnemius medialis. Secara keseluruhan, sandal
slipper loofah (NaOH 5%) eco-friendly terbukti efektif meningkatkan distribusi
gaya tekan plantar dan efisiensi kontraksi otot bawah kaki pada lansia.