Tanah berperan

penting dalam pengelolaan air untuk pertanian, terutama di Kecamatan Matesih,

Kabupaten Karanganyar, yang masih didominasi oleh lahan pertanian. Salah satu

faktor penting dalam mendukung ketersediaan air tanah bagi tanaman adalah

kemampuan tanah dalam menyerap dan meloloskan air, yang ditunjukkan melalui

parameter laju infiltrasi dan permeabilitas tanah. Kecamatan Matesih didominasi

oleh tanah Inceptisol yang sifat fisiknya sangat dipengaruhi oleh penggunaan

lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju infiltrasi dan

permeabilitas tanah Inceptisol pada penggunaan lahan sawah, kebun campuran, dan

tegalan, serta menganalisis hubungan keduanya dan faktor fisik tanah yang

dominan memengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga

Desember 2024 menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif melalui survei

lapangan dan analisis laboratorium. Lokasi pengambilan sampel ditentukan

berdasarkan tumpang susun peta penggunaan lahan, jenis tanah, kemiringan

lereng, dan curah hujan untuk menghasilkan Satuan Peta Lahan (SPL). Parameter

yang diamati meliputi infiltrasi, permeabilitas, tekstur, struktur, porositas,

berat volume, berat jenis, dan kadar lengas tanah. Hasil penelitian menunjukkan

bahwa laju infiltrasi tertinggi terdapat pada lahan tegalan (41,84 cm/jam,

sangat cepat), diikuti kebun campuran (25,14 cm/jam, cepat), dan sawah (4,50

cm/jam, sedang). Permeabilitas tertinggi terdapat pada lahan kebun campuran

(9,75 cm/jam, agak cepat), diikuti tegalan (5,29 cm/jam, sedang), dan sawah

(0,87 cm/jam, agak lambat). Hubungan antara laju infiltrasi dan permeabilitas sangat kuat pada

lahan kebun campuran, namun tidak ditemukan hubungan yang kuat pada lahan sawah

dan tegalan akibat pengolahan tanah yang intensif</span>. Faktor fisik tanah yang dominan memengaruhi

laju infiltrasi dan permeabilitas tanah juga berbeda. Laju infiltrasi dan

permeabilitas tanah di lahan sawah dipengaruhi oleh kadar lengas. Laju

infiltrasi di lahan kebun campuran dipengaruhi oleh porositas. Permeabilitas di

lahan tegalan dipengaruhi oleh berat jenis.