Abstrak


Identifikasi Potensi Air Tanah Berdasarkan Data Geolistrik Resistivitas dan Parameter Dar-Zarrouk Di Kabupaten Sragen Bagian Utara


Oleh :
Bernardus Tito Jaftoran - M0220017 - Fak. MIPA

Studi identifikasi potensi air tanah di Kabupaten Sragen Bagian Utara telah dilakukan untuk menentukan sebaran akuifer dan mengevaluasi karakteristik akuifer yang terbentuk akibat rekahan. Penelitian ini difokuskan secara spesifik di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sukodono, Kecamatan Gesi, dan Kecamatan Tangen. Ketiga kecamatan ini memiliki formasi yang beragam, antara lain formasi pucangan, kerek, kalibeng, dan anggota klitik formasi kalibeng. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger serta perhitungan parameter dar-zarrouk. Sebanyak 32 titik data geolistrik konfigurasi schlumberger dengan memadukan data primer dan sekunder telah diolah dan diketahui kondisi litologi bawah permukaan, meliputi ketebalan, kedalaman, serta nilai resistivitasnya. Litologi daerah penelitian berupa lapisan penutup, lempung, lempung pasiran, pasir, batupasir tufaan, pasir gampingan, dan batu gamping. Berdasarkan interpretasi data, diketahui dua jenis akuifer, yaitu akuifer dangkal dan akuifer dalam. Sebagian kecil area barat tepatnya di Kecamatan Sukodono dan sebagian besar area timur wilayah penelitian tepatnya di Kecamatan Tangen memiliki potensi akuifer yang rendah dengan rentang ketebalan akuifer sebesar 0 hingga 10 meter. Sedangkan potensi akuifer tergolong sedang hingga tinggi dengan rentang ketebalan akuifer sebesar 10 hingga 100 meter mencakup sebagian besar area selatan hingga tengah wilayah penelitian. Parameter Dar-Zarrouk berupa konduktansi longitudinal, resistansi transversal, resistivitas longitudinal, dan resistivitas transversal digunakan untuk mendapatkan nilai koefisien anisotropi untuk mengetahui karakteristik akuifer berupa rekahan. Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui sebagian besar area tengah wilayah penelitian memiliki nilai koefisien anisotropi yang tinggi yang mengindikasikan rekahan telah meluas ke segala arah. Sehingga potensi akuifer pada area tengah wilayah penelitian terletak pada rekahan yang telah meluas ke segala arah.