TPA

Putri Cempo di Kota Surakarta masih menggunakan sistem open dumping</i> yang

berisiko tinggi menghasilkan air lindi, berpotensi mencemari tanah dan air.

Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran air lindi di bawah permukaan serta

menganalisis potensi pencemaran air tanah menggunakan metode geolistrik

resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger</i>. Pengukuran dilakukan di

empat sisi mengelilingi TPA yaitu bagian barat, utara, timur, dan selatan

dengan alat Resistivitymeter OYO McOHM-EL. Data diolah menggunakan software

Res2DInv untuk visualisasi 2D. Selain itu, dilakukan pengambilan sampel air

sumur warga dan air lindi untuk uji konduktivitas, resistivitas, TDS, pH, serta

logam berat (Fe, Cd, Cu, Zn, Mn). Hasil menunjukkan resistivitas sangat rendah

<5>Ωm

pada kedalaman 7–30 m yang menandakan akumulasi lindi. Hasil uji air

menunjukkan adanya kandungan Kadmium (Cd) melebihi ambang batas baku mutu air

bersih, yang mengindikasikan pencemaran oleh lindi. Secara geologi, lapisan

aluvial yang permeabel lempung, pasir, lanau memungkinkan lindi menyebar secara

lateral dan vertikal, serta berpotensi mencemari air tanah.</span></p>