Abstrak
Fabrikasi dan Karakterisasi Kaca Boro-Tellurite Co-doping Ion Ytterbium dan Thulium
Oleh :
Dzia Ayyu Kamila Adely - M0221031 - Fak. MIPA
Kaca boro-tellurite co-doping ion Ytterbium dan Thulium dengan komposisi
45B2O3–39TeO2–11ZnO–(4,5–x)Na2O–0,5Yb2O3–xTm2O3, x = 0; 0,5: 1; 1,5; 2;
2,5 %mol telah berhasil di fabrikasi dengan metode melt-quenching pada suhu 900˚
C. Karakterisasi dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi Tm2O3
terhadap struktur, sifat fisik, optik, termal dan radiatif kaca. Pola difraksi
mengkonfirmasi bahwa kaca cenderung bersifat amorf. Serapan inframerah (400
4000 cm-1) mengidentifikasi letak gugus fungsi Na2O dan ZnO (400-439 cm-1),
TeO2 (685-1085 cm-1), B2O3 (1218-1424 cm-1). Uji densitas berdasarkan prinsip
Archimedes menunjukkan peningkatan 3,6705–3,98235 gram/cm3 disertai
penurunan volume molar 29,6699 – 29,0257 cm3. Sifat termal dianalisis dengan
DSC menunjukkan peningkatan stabilitas termal (ΔT) 111–149˚ C. Indeks bias
dengan metode sudut Brewster menggunakan sumber laser dioda (λ = 630 nm)
mengindikasikan peningkatan dari 1,69-1,73. Serapan daerah UV-Vis (200-1100
nm) menunjukkan 5 puncak serapan khas Tm3+/Yb3+ pada panjang gelombang 357,
481, 686, 782 dan 976 nm. Nilai band gap meningkat dari 2,95–3,29 eV.
Pendekatan Teori Judd Ofelt menunjukkan efisiensi transisi radiatif berdasarkan
nilai branching ratio (β) maksimum pada kaca BTZNYb-1Tm untuk transisi ¹D₂ →
³H₆ (357 nm) dan ¹G₄ → ³H₆ (471 nm), BTZNYb-1,5Tm pada transisi ³F₃ → ³H₆
(686 nm) dan seluruh kaca BTZNYb-Tm pada transisi ³H4 → ³H₆ (792 nm).
Sehingga kaca BTZNYb-Tm efisien digunakan sebagai media aktif untuk laser UV
dan cahaya tampak.