;

Abstrak


Kualitas corporate governance dan nilai perusahaan


Oleh :
Wulan Kantiasih - S4308006 - Sekolah Pascasarjana

ABSTRAK Praktik Good Corporate Governance (GCG) tidak mendapatkan perhatian yang semestinya oleh kalangan bisnis di Indonesia, khususnya perusahaan yang telah go public. Rendahnya partisipasi survei pemeringkatan kualitas corporate governance (CGPI) menjadi salah satu indikasi adanya permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu instrumen yang dapat digunakan untuk menilai kualitas corporate governance dan sekaligus menguji hipotesis bahwa kualitas corporate governance meningkatkan nilai perusahaan. Sampel observasi sejumlah 206 perusahaan diuji dengan metode regresi linier berganda. Kualitas Corporate Governance diukur dengan menggunakan suatu indeks yang disebut IGOV yang terdiri dari 23 pertanyaan biner tentang praktik corporate governance perusahaan yang terbagi ke dalam 4 aspek: akses terhadap informasi, isi informasi publik, struktur dewan komisaris dan direksi, dan struktur kepemilikan dan hak pemegang saham. Seluruh pertanyaan dapat dijawab melalui informasi yang tersedia bebas di pasar modal tanpa harus melakukan kontak langsung dengan perusahaan. Indeks corporate governance yang dihasilkan mampu memberikan gambaran sederhana sekaligus menilai kualitas praktik GCG hanya dengan menganalisa Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan perusahaan. Hasil pengujian mendukung hipotesis bahwa kualitas corporate governance meningkatkan nilai pasar perusahaan baik yang diproksikan oleh Tobin’s Q maupun PBV. Pengujian tambahan yang dilakukan menunjukkan bahwa asas transparansi yang diwakili oleh aspek akses dan isi informasi menjadi bahan pertimbangan utama bagi calon investor dalam mengambil keputusan berinvestasi. Keterbatasan yang terjadi adalah bahwa penelitian ini tidak mempertimbangkan kemungkinan munculnya endogeneity problem dalam model regresi karena ketiadaan variabel instrumental di Indonesia yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan kausal antara corporate governance dan nilai perusahaan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan awal pembakuan standar GCG bagi perusahaan publik yang memungkinkan munculnya saham-saham baru dengan peringkat GCG di pasar modal Indonesia. Kata kunci: kualitas corporate governance, asas-asas corporate governance, aspek-aspek corporate governance, nilai perusahaan, endogeneity problem. ABSTRACT Indonesian business community especially the go public companies do not give enough attention to the Good Corporate Governance (GCG) practice. The decreased corporate governance quality evaluation survey participant is one of which indicate the problem. This research aims to develop an instrument to assess corporate governance quality and test the hypothesis that corporate governance quality increases firm value. Observation samples of 206 companies are tested with multiple linier regression method. Corporate Governance Quality is measured by an index called IGOV which is developed from 23 binary question related to corporate governance practices conducted by the firms and divided into 4 aspects: information access, content of public information, board structure, and ownership structure and shareholder’s rights. All of the questions can be answered by the publicly available information in Indonesia Capital Market without any means of direct contacts. Corporate governance index resulted in the research able to create a simple picture about corporate governance and can be used to assess its quality only by analyze the annual report and financial statement. The test result supports the hypothesis that the corporate governance quality increases firm market value for both of its proxy: Tobin’s Q and PBV. The additional test shows that the transparency principle represented by 2 aspects: information access and information content turn out to be the prominent consideration by the investors to make a decision of a good investment. The main constraint in this study is the possibility of endogeneity problem in the regression model caused by unavailability of the instrumental variable in Indonesia, which can be used to explain the causal relation between corporate governance and firm value. The result of this study, could be the initial step in standardizing the GCG practice for public company which allowing the appearance of new shares with GCG rating in Indonesian capital market. Keywords: corporate governance quality, corporate governance principle, corporate governance aspects, firm value, endogeneity problem