Abstrak
Pengaruh Penambahan Pure Wortel (Daucus carota L.) Terhadap Analisi Sifat Fisik, Kimia Dan Sensori Selai Nanas (Ananas comosus L.)
Oleh :
Shevira Rizky Syaputri - V4022034 - Sekolah Vokasi
Selai
merupakan salah satu makanan yang terbuat dari pemasakan bubur buah – buahan,
gula pasir dan penambahan bahan tambahan pangan lain yang berbentuk setengah
padat dengan kandungan total padatan 65%.
Zaman sekarang sangat banyak inovasi terbaru dari selai berasal dari
sayuran, diantara banyaknya perpaduan selai buah dengan sayuran, salah satunya
adalah selai nanas dengan penambahan wortel. Kandungan antioksidan yang
dimiliki oleh nanas berasal dari vitamin c yaitu sebesar 79%. Namun, seiring
proses pengolahan selai, vitamin C yang ada pada nanas akan semakin menurun.
Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air. Vitamin C saat proses
pemasakan selai akan menguap dan menurun nilainya. Perlunya dilakukan
penambahan bahan lainnya yang mengandung vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh
tubuh dan tidak menguap mudah menguap saat proses pemasakan yaitu vitamin A. Salah
satu bahan yang dapat ditambahkan adalah sayur wortel yang tinggi antioksidan
seperti vitamin A. Kandungan vitamin A wortel sebesar 12000 SI, kadar
antioksidan sebesar 108,437 ppm. Penelitian
pengaruh penambahan puree wortel terhadap analisis sifat fisik, kimia
dan sensori selai nanas ini diharapkan dapat meningkatkan kandungan antioksidan
pada selai nanas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses
produksi, penerimaan konsumen, mutu fisikokimia dan analisis kelayakan usaha.
Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan dan 2 kali ulangan. Data penelitian diolah menggunakan One-Way
ANOVA menggunakan Software IBM SPSS 26. Guna
mengetahui beda nyata antar perlakuan juga dilakukan uji DMRT (Duncan
Multiple Range Test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan perlakuan terbaik analisis sensoris pada pada sampel F4 dengan
formulasi wortel 75?n nanas 25%. Hasil uji daya oles adalah yaitu 4.93?n
uji warna L* 41.38, a* 22.26 dan b* 32.70. Hasil uji kimia yaitu uji kadar air
11.88%, uji antioksidan 5.35%, uji total padatan terlarut 32.85%, dan uji vitamin C 0.27%. Hasil kelayakan
usaha dari penelitian ini menunjukkan B/C Ratio >1 yaitu 1,5 dinyatakan
bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dengan harga jual produk sebesar Rp
22.000.